Parti Kebebasan dan Keadilan Ikhwanul, yang didirikan oleh Ikhwanul Muslimin, memperingatkan Dewan Militer, segera meninggalkan kekuasaannya, sesudah konstitusi baru disetujui.
Dalam sidang media pada hari Selasa, parti mengatakan bahawa Dewan Militer menyatakan konstitusi baru akan ditulis setelah menyerahkan kekuasaan kepada kuasa rakyat, tapi kemudian pernyataan itu diralat, dan mengatakan akan tetap berkuasa sampai konstitusi selesai. Ini hanya menggambarkan Dewa Militer masih ingin tetap berkuasa di Mesir.
Dewan Militer Mesir dalam sebuah pernyataannya akan tetap menjadi "Administrator" dalam urusan negara, dan menjauhkan diri dari politik, dan tidak akan mempengaruhi proses politik di Mesir.
Kalangan muda dari Parti Keadilan dan Kebebasan meminta Presiden Parti Keadilan dan Kebebasan, Mohamed Morsy, menarik tanda tangan persetujuan terhadap pernyataan Dewan Militer yang dikeluarkan setelah pertemuan yang terakhir dengan kekuatan parti-parti politik. Sejauh ini tiga belas parti telah menandatangani pernyataan itu. (mh/may)
0 comments:
Post a Comment