Militer Mesir menolak pelbagai spekulasi mengatakan mungkin ada calon presiden yang diajukan oleh militer dalam pemilihan presiden akan datang. Keraguan membayangi rakyat Mesir, yang melihat kecenderungan militer Mesir masih ingin berkuasa. Tetapi, semua keraguan rakyat Mesir itu, disangkal oleh pihak militer, Rabu lepas.
Rakyat mencurigai pihak Militer yang terlihat mempunyai cita-cita berkuasa, dan menyiasat situasi transisi yang ke arah pemerintahan awam, militer tidak langsung terlibat dalam politik, dan mencalonkan diri dalam pemilihan presiden, tetapi mencalonkan dari kalangan awam, yang akan menjadi boneka Militer. Militer akan berkuasa di sebalik layar.
Dewan Militer mengatakan tidak memiliki tujuan seperti itu. Tetapi kegagalan membuat jadual transisi yang jelas telah mencetuskan keraguan.
Pemilihan parlimen dimulai pada 28 November, tetapi akan mengambil waktu beberapa bulan menyelesaikannya. Sementara belum ada tanggal yang ditetapkan jadual pemilihan presiden. Analisa mengatakan pemilihan presiden mungkin tidak terjadi sampai akhir 2012 atau awal 2013.
Pejabat berita Timur Tengah MENA melaporkan bahawa Marsekal Hussein Tantawi Mohamed, "Membantah adanya calon untuk pembentukan militer dalam pemilihan presiden masa depan."
Menanggapi pertanyaan tentang kemungkinan calon militer, MENA mengutip Tantawi mengatakan: ". Kita seharusnya tidak membuang-buang waktu membicarakan rumor"
Media Mesir telah berspekulasi tentang beberapa nama yang mungkin mendapat dukungan militer, termasuk Omar Suleiman, kepala intelijen dan mantan wakil presiden menjelang turunnya Mubarak.
0 comments:
Post a Comment