Sunday, October 30, 2011

PALESTIN - Israel Terus Hancurkan Ladang Palestin


AL WALAJA, PALESTINA – Dalam laporan mingguan Pelanggaran HAM yang dilakukan Israel di Wilayah Palestin Pendudukan selama 20 – 26 Oktober 2011, Pusat Hak Asasi Manusia untu Palestin mendapati pasukan Israel melakukan 58 serangan ke masyarakat Palestin, menculik 13 warga Palestin dan menghancurkan ladang pertanian untuk pembangunan tembok Aneksasi yang hingga kini masih berlangsung.

Sepanjang minggu lalu, pasukan Israel terus menggunakan kekuatan terhadap protes damai di Tebing Barat. Puluhan warga awam Palestin dan antarabangsa pembela hak asasi manusia menderita akibat tembakan gas air mata.

Dalam serangan terpisah, pasukan Israel menculik 13 warga Palestin. Salah satu dari mereka yang diculik minggu ini adalah aktivis penyelenggara kempen non-kekerasan menentang pembangunan tembok aneksasi di desa Bil’in, barat Ramallah. 4 warga sipil Palestin, termasuk seorang anak, diculik di berbagai pos pemeriksaan di Tebing Barat.

Israel melanjutkan tindakan yang bertujuan menciptakan ‘populasi’ majoriti Yahudi di Jerusalem Timur. Selama seminggu terakhir, rencana pemukiman baru di Jerusalem Timur dirasmikan.

Kotapraja Jerusalem Israel memutuskan untuk menghancurkan jembatan Bab al-Maghariba lingkungan. Dalam minggu yang sama, pasukan Israel menutup pejabat sejumlah LSM dan menangkap seorang anggota staf.

Selama minggu lalu, pasukan Israel menembaki pekerja Palestin yang mengumpulkan sisa-sisa bahan bangunan di Jalur Gaza utara.

Israel terus memaksakan penutupan total dan telah mengisolasi Jalur Gaza dari dunia luar. Sekitar 80% dari penduduk sipil Gaza terus bergantung pada bantuan yang disediakan oleh UNRWA dan lembaga bantuan lainnya untuk dapat bertahan hidup.

sumber

0 comments: