Tuesday, October 25, 2011

Ribuan Warga Gaza Akan Kerja di LIBYA

Sekitar 5.000 warga Palestin yang menganggur telah mendaftarkan diri mereka selama seminggu terakhir di kantor serikat perdagangan Gaza untuk berharap mendapatkan pekerjaan di Libya pasca-Gaddafi, pejabat tenaga kerja tempatan mengatakan Isnin kemarin (24/10).

PBB menempatkan angka pengangguran di Jalur Gaza, daerah pesisir Palestin yang diblok oleh Israel, pada angka 45 peratus.

"Mereka mengatakan kepada kami ada pendaftaran untuk kesempatan kerja di Libya jadi saya datang untuk mendaftar seperti warga yang lain," kata Ashraf Abu Halloub, 25 tahun, di pejabat Federasi Umum Serikat Pekerja Palestina.

Ratusan warga Palestin yang bekerja di Libya kembali ke wilayah Palestin setelah pemberontakan melawan Muammar Gaddafi meletus pada Februari lalu.

Sekarang, banyak warga di Jalur Gaza berharap kematian Gaddafi minggu lalu akan menyebabkan kestabilan di Libya dan peluncuran projek-projek rekonstruksi di mana mereka dapat mengambil bahagian di sana.

Umm Ashraf, seorang wanita 50 tahun, mengatakan dia datang ke pejabat syarikat buruh untuk memperbaharui insuran kesihatan, tapi juga mengambil kesempatan untuk mendaftarkan suaminya mendapatkan pekerjaan di Libya.

"Dia dulu bekerja di Israel dan sekarang dia menganggur," katanya.

Puluhan ribu orang di Jalur Gaza bekerja di Israel sebelum pemberontakan Palestin meletus pada tahun 2000.

"Saya tidak menetapkan apa jenis pekerjaan yang akan dilakukan, saya hanya berharap akan ada pekerjaan," kata pemandu teksi Sami Abu Sitta, yang mendaftar di pejabat syarikat buruh pada hari Isnin.(fq/mna)

sumber

0 comments: