Monday, October 17, 2011

Warga Gaza Bersiap Sambut Tahanan

Kali terakhir Asma al-Kurdi melihat ayahnya, saat dia masih berusia 18 bulan. Itu 20 tahun lalu, sebelum ayahnya dijatuhi hukuman penjara seumur hidup untuk serangan yang mengorbankan warga Israel.

Baseem al-Kurdi, sekarang 43 tahun, dijadualkan akan menjadi salah satu dari 477 warga Palestina yang akan dibebaskan dalam pertukaran tawanan pada hari Selasa esok (18/10) untuk Gilad Shalit dalam kesepakatan dengan Hamas.

"Kami membayangkan banyak hal yang kami akan lakukan dan hal itu akan kami lakukan dengan dia ketika dia dibebaskan," kata anak perempuan anggota Hamas berusia 21 tahun.

Para pekerja sedang memberikan sentuhan akhir untuk perbaikan rumah Kurdi yang telah rosak dalam serangan udara terakhir Israel terhadap sebuah pusat sukan milik kelompok Jihad Islam setelah kelompok ini menembakkan roket ke Israel.

Ibu Kurdi, Dalal, 65 tahun, memasang bola lampu baru di rumah anak lelakinya di Jalur Gaza dan mencat rumah tersebut dalam rangka untuk menyambut kedatangan Kurdi.

"Kami sedang mempersiapkan rumahnya untuk dia. Kami harap kami dapat mengurangi semua penderitaan yang pernah ia lalui," katanya.

Di tempat lain, aktivis dari Brigade Izzuddin al-Qassam Hamas membuat graviti sambutan untuk tawanan Palestin yang akan pulang dengan tulisan Selamat Datang tahanan dan anak. Grafiti lain memuji Hamas di jalan-jalan kota Gaza.

"Hamas telah berjanji dan memenuhi janjinya," kata salah satu slogan di dekat lokasi di mana rapat umum direncanakan untuk menyambut 295 tahanan yang akan disiarkan ke Jalur Gaza.(fq/mna)

sumber

0 comments: