
Para aktivis di Homs melaporkan bahawa sekurang-kurangnyanya 18 bayi pramatang meninggal pada hari Rabu kemarin (8/2) di sebuah hospital tempatan setelah elektrik diputuskan, menyebabkan inkubator para bayi pramatang itu mati.
"Bayi-bayi itu berada di Hospital Al-Walid di lingkungan al-Waar dari Bab Amr," kata aktivis lembaga media kepada pegawai berita Jerman DPA.
Sekurang-kurangnya 47 orang terbunuh pada hari Rabu pagi di negara yang sedang bergejolak ini.
"Pihak keamanan mulai menyerbu al-Khalidiyeh, al-Inshaat, Bab Amr, mensasarkan daerah pemukiman dan hospital," kata Omar Idibi, jurucakap Komite lokal Koordinasi pembangkang Syria kepada DPA di Beirut.
"Laporan awal dari Homs mengatakan 47 terbunuh dan puluhan orang terluka dan tidak dapat mencapai rumah sakit," tambahnya.
Pasukan pemerintah telah menangkap beberapa orang yang cedera di hospital tempat mereka dirawat, katanya menambahkan.(fq/bikyamasr)
0 comments:
Post a Comment