Sidang pengadilan Israel pada hari Selasa menolak permintaan jaminan
bagi tahanan Palestin yang melakukan aksi mogok makan – Samer Issawi,
saat ratusan penunjuk perasaan Palestin berdemo di Tebing Barat dan Gaza,
menuntut pembebasannya.
Samer Issawi, yang telah lebih dari 211 tanpa makanan, tetap akan
dipenjara sekurang-kurangnya hingga 14 Mac ketika keputusan akhir diumumkan.
Ibunda Issawi pengsan saat ia dikawal keluar ruang sidang, para saksi mengatakan.
Sebelumnya pada hari Isnin, pengadilan telah memutuskan untuk
mendengar kesnya dalam sebuah sidang mendadak, diduga kerana
kekhawatiran pengorbanan syahidnya dapat mencetuskan pemberontakan baru
Palestin.
Puluhan orang berkumpul di luar pengadilan Jerusalem sambil memegang
foto-foto Issawi, menunggu keputusan kes yang telah menarik perhatian
dunia antarabangsa atas tindakan penahanan oleh Israel yang terkutuk.
sumber
No comments:
Post a Comment