Wednesday, July 10, 2013

Ikhwan Dijangka Kembali Berkuasa di MESIR

Akhbar “Washington Post” menerbitkan sebuah artikel dengan tajuk “Ikhwan Mesir akan Kembali berkuasa untuk kedua kalinya”. Artikel tersebut ditulis oleh Jackson Diehl, dia melihat bahawa Pemerintahan Islam di Mesir akan wujud sam aada  cepat atau lambat, mengingat bahawa hal tersebut bukanlah suatu yang baru selama lima puluh tahun terakhir ini.
Penulis Amerika tersebut mengatakan Orang-orang Mesir mungkin mengatakan bahawa rampasan kuasa militer yang terjadi sangat berbeza kerana ia didukung rakyat sebagaimana terlihat di jalanan Mesir saat itu, namun  hal seperti ini bukanlah suatu yang baru di dunia, Seperti di Buenos Aires dan  Bangkok dimana rampasna kuasa militer juga disertai jutaan rakyat yang ikut turun ke jalan, tapi hasil akhir pada setiap rampasan kuasa selalu diwarnai dengan perang saudara, pelanggaran berat terhadap hak asasi manusia serta kekacauan politik, namun akhirnya akan digulingkan kembali oleh penguasa sebelumnya.
Penulis juga mengatakan kepada kelompok Islam di Mesir: Tidak boleh disembunyikan dari kalian bahawa apa yang terjadi di Mesir sama seperti apa yang telah terjadi di Argentina, Venezuela, Turki, Thailand dan negara-negara lain  yang mengangkat presiden baru setelah berkuasanya presiden yang diktator, seperti Husni Mubaraok yang digantikan oleh Muhammad Mursi.
Jackson Diehl mengatakan Pemerintahan Presiden Muhammad Mursi memang agak berbzda dari pemerintahan yang dipimpin oleh John Peron di Argentina atau Hugo chaves di Venezuela dan Thaksin shinawatra di Thailand, Presiden Mursi tidak membentuk milisi atau pasukan berani mati, namun kegagalannya adalah dalam memikat hati pembangkang.
Penulis Amerika tersebut pada akhir artikelnya menulis, Mereka yang kalah dalam ramapsan kuasa terhadap Mursi adalah Mereka yang memulai rampasan tersebut
Jackson Diehl merupakan penulis terkenal dari Washinton Post Amerika yang khusus menulis tentang urusan luar negeri. (hr/it) sumber

No comments: