Saturday, July 27, 2013

Imbas Kembali Tentangan Penasihat Syeikhul Azhar

8 Julai - Pasca penyerangan bersenjata oleh tentera terhadap pendemo pendukung Mursi padi (08/07), Syeikh Hasan Syafi'i menyiarkan pernyataannya petang tadi, yang disiarkan oleh Aljazeera TV. Berikut isi pernyataan Syaikh Hasan Syafi'i, yang juga menjabat sebagai Penasihat Grand Syaikh Al-Azhar:

-Konspirasi kudeta sudah dirancang 30 jam sebelum pelaksanaan. Bahkan sudah dimulai di awal kepemimpinan Dr. Muhammad Mursi.

-Saya menolak untuk dijadikan Komite Rekonsiliasi setelah darah syuhada bercucuran. Bagaimana bolehsaya meminta mereka berundur dari demonstrasi, setelah jatuh korban penembakan pada saat solat shubuh.

-Hendaklahs segera mengembalikan chanel-chanel TV Islam agar On Air dengan segera.

-Senjata yang dimiliki chanel-chanel TV Islam adalah senjata pemikiran. Inilah yang kalian takutkan.

-Tekanan kepada Islamiyun tidak akan menjadikan mereka tunduk

-Revolusi 25 Januari tidak akan tergantikan. Perjuangan itu abadi di hati rakyat Mesir dan yang berpaling adalah perusak dan sesat.

-Aib bagi pejuang revolusi bertumpu pada simbol-simbol rejim lama atau ia telah mempertaruhkan masa depannya

-Mana keamanan bagi para pendemo sekarang. Bukankah sebelumnya kalian (Militer) mengamankan pendemo pembangkang?

-Saya tidak setuju tentera Mesir masuk dalam urusan politik. Hendaknya kalian cukup menjaga keamanan tanah air saja.

-Kepada seluruh masyarakat agar bersabar.

-jangan putus asa dari rahmat Allah 

-Saya paham perbedaan antara agama yang benar dan teriorisme. Kaum muslim di Mesir bukan terorisme.

-Kekuatan penindasan yang menakut-nakuti rakyat tidak boleh berlanjut setelah mereka mencicipi kekebasan pada masa pemerintahan Dr. Mursi.

-Saya tidak terima Presiden terpilih Dr. Muhammad Mursi ditahan. Beliau mesti segera dibebaskan.

-Media berusaha menyebarkan isu bahawa pendmeo berusaha menyerang markas Garda Republik. Saya telah mengetahui kejadian sebenarnya dari 10 orang lebih saksi yang mendatangi saya bahawa  isu tersebut adalah dusta.

-Ini adalah sebuah kemunkaran. Kami tidak akan bungkam. Kami akan terus berkata TIDAK. [sinai]

No comments: