Wednesday, July 17, 2013

MESIR - Kabinet Baru Berisi Beberapa Orang Liberal

Kabinet pertama Mesir sejak digulingkannya presiden Muhammad Mursi telah mengangkat sumpah pada Selasa (16/7/2013), memberikan kerusi jabatan penting bagi anggota pembangkang liberal, siar Al Arabiya.
Pemerintah baru Mesir yang memasukan tiga wanita ke dalam kabinet baru ini, tidak memasukkan siapapun dari gerakan atau parti Islam.
Panglima militer Abdel Fattah al-Sisi, sosok yang popular di sebalik pemecatan Mursi, diangkat menjadi wakil perdana menteri pertama dan menteri pertahanan dan Hossam Eissa disumpah sebagai wakil perdana menteri dan menteri pendidikan tinggi dalam pemerintahan baru yang dipimpin oleh seorang ekonom liberal Hazem al-Beblawi selaku perdana menteri.
Muhammad Ibrahim, menteri dalam negeri yang diangkat oleh Mursi, tetap dalam jabatannya, yang bertanggung jawab atas polis. Sementara Nabil Fahmy, yang sebelumnya menjadiduta besar untuk Amerika Syarikat dari 1999-2008, menjadi menteri luar negeri.
Presiden sementara Mesir Adly Mansour mengangkat tiga wanita dalam Kabinet baru ini, untuk mengatur kementerian informasi dan kesihatan serta kementerian lingkungan. Kabinet baru ini memiliki 33 anggota, tidak termasuk el-Beblawi.
Pembentukan pemerintahan baru ini dilakukan hanya di tengah-tengah kerusuhan mematikan yang telah menelan nyawa para para penunjuk perasaan.
Sementara itu, Ikhwanul Muslimin, gerakan Islam yang mana Mursi berasal, menolak kabinet baru ini. “Kami tidak mengakui legitimasi atau autoritinya,” kata jurucakap gerakan tersebut Gehad el-Haddad kepada AFP. SUMBER
sumber

No comments: