Monday, July 29, 2013

Sekular TUNISIA Cuba Tiru Cara Sekular MESIR

Pembunuhan pembangkang sayap kiri , Mohammad al-Brahimi memberikan kesan tekanan pada kabinet Ennahda Tunisia , tekanan pembangkang meningkat untuk membuat Musim Semi Arab kedua yang menginginkan pemerintahan  Islam jatuh.
Ennahda dan keputusannya berkoalisi dengan parti sekuler Kongres untuk Republik (CPR) dan Ettakatol – berhasil meredakan badai sebelumnya yang dicetuskan  oleh pembunuhan pemimpin pembangkang sekular Chokri Belaid pada Feb 6, 2013.
Setelah pembunuhan Belaid itu, mantan Perdana Menteri Hamadi Jebali mengundurkan diri dan pemerintahan membentuk kabinet baru dengan cepat. Langkah ini ditambah dengan jaminan untuk memulihkan  militan Islam agar tenang, meskipun hanya untuk waktu yang singkat.
Namun masalah ekonomi yang berkelanjutan dan penggulingan kekuasaan Ikhwanul Muslimin di Mesir mempengaruhi situasi politik di Tunisia. Dan pembunuhan Brahimi pada Kamis lalu menghidupkan kembali momentum demonstrasi sekular terhadap Ennahda.
Pada hari Jumaat, pemogokan umum membuatkan Negara tersebut lumpuh. Parti -parti sekular membentuk Front Keselamatan Nasional, mendesak pembangkangan rakyat dan mengadakan aksi demonstrasi di luar parlimen, yang mereka tuntut adalah pembubaran pemerintah.
“Pembunuhan Mohammad al-Brahimi diciptakan pihak sekular untuk gempa politik,” kata Alaya Allani, seorang analis politik Tunisia. sumber

No comments: