Wednesday, August 14, 2013

MESIR - Kronologi Pembunuhan Pagi Rabu


rabah tgl 14Warga Mesir seketika dikejutkan oleh serangan fajar yang dilakukan pasukan keselamatan Mesir terhadap para pendemo di Lapangan Rabiah Adawiyah. Serangan dimulai dengan tembakan gas pemedih mata dilakukan secara membabibuta, disusul peluru tajam. Pada saat yang sama, buldozer berusaha menghancurkan sekat-sekat pembatas yang sengaja dibuat oleh para pendemo. Setelah itu, kenderan-kenderaan berat pun bergerak untuk menghancurkan perkemahan para pendemo. Di saat yang sama, helikopter meraung-raung di udara untuk menakut-nakutkan orang ramai.
Para pendemo tak terlihat gentar. Mereka terus meneriakkan slogan: “Dengan jiwa dan darah, kami membela Islam. Dengan jiwa dan darah kami membela Mesir.”
Serbuan pasukan keamana Mesir itu dilakukan setelah elektrik diputuskan. Akibatnya, berbagai stesen televisyen yang tengah membuat liputan pun gagal mengambil gambar. Sebuah langkah yang disengaja untuk menutupi kekejian ini dari dunia antarabangsa.
Para pendemo berusaha memberikan penentangan seadanya dengan melempar batu dengan tujuan menghentikan pergerakan kenderaan-kenderaan berat Mereka juga membakar ban-ban kereta dengan tujuan membuat bubungan asap, dengan harapan dapat menghentikan kekejian pauskan keselamatan. Sebahagian lagi berusaha berkongsi tips kepada rakan-rakannya tentang cara menghadapi tembakan gas pemedih mata Kerana kekurangan peralatan, mereka yang cedera terpaksa diangkut dengan menggunakan motosikal.
Klinik lapangan dengan cepat berubah menjadi “sarang lebah” akibat usaha ramai-ramai para pendemo untuk mengubati mangsa cedera. Jumlah korban terus berjatuhan. Mulanya lima, sepuluh, lima puluh, lapan puluh, hingga mencapai lebih dari 100 orang yang terbunuh dalam rentang waktu satu jam. Ironisnya, Kementerian Dalam Negeri memfokuskan diri pada laporan tentang gugurnya dua orang pegawai keselamatan dan beberapa lainnya cedera.
Hingga berita ini ditulis, korban masih terus berjatuhan. Siang waktu tempatan, Ikhwanul Muslimin mendakwa 250 pendemo pro Mursi gugur akibat serbuan pasukan keselamatan Mesir di Rabi’ah Al-Adawiyah. Entah berapa lagi korban yang jatuh akibat kudeta militer terhadap presiden terpilih Mesir, Muhammad Mursi.
M. Nurkholis Ridwan

No comments: