Wednesday, August 21, 2013

Siapa Mahmoud Ezzat, Mursyidul Am sementara Ikhwanul Muslimin


Mahmoud Ezzat Brotherhood’s Interim LeaderMahmoud Ezzat lahir pada tanggal 13 Ogos tahun 1944 dan ayah kepada lima orang anak , sebelumnya ia memegang jawatan  sebagai wakil pemimpin kedua  dari Ikhwanul Muslimin.
Dia menikah dengan adik dari mantan Mursyid Aam Ikhwanul Muslimin,  Mahdi Akef.
Ezzat  meraih gelar doktor di bidang kedoktoran dari Universiti Zagazig (1985), gelar master di bidang kedoktoran (1980), S1 dalam kedoktoran (1975), dan diploma dari Institut Studi Islam (1998).
Selain kesibukannya di Ikhwanul Muslimin,  dia juga adalah seorang profesor di College Zagazig University of Medicine, sehingga ia dipilih menjadi wakil presiden Asosiasi Medik Islam.
Setelah berkenalan dengan Ikhwanul Muslimin Ezzat rasmi bergabung dengan jemaah itu pada tahun 1962. dan pada tahun 1981 ia dipilih sebagai  anggota majlis syura, dan menjadi anggota tetap majlis syura sejak  tahun 1995.
Di bawah pemerintahan Gamal Abdel Nasser ,d ia pernah dipenjara bersama dengan Mursyid Aam Muhammad Badie sekitar 1965-1974, dan dikeluarkan dari penjara pada saat pemerintahan  Presiden Sadat.
Bersama  dengan wakil Mursyid aam pertama , Khairat al-Shater dan Hassan Malek, Ezzat pernah ditahan pula kerana dituduh ikut mengambil bahagian dalam kes Salsabil pada tahun 1992-1993 di pemerintahan Mubarak.
Salsabil adalah salah satu perusahaan perangkat lunak pertama Mesir , dan  militer Mesir sebagai salah satu kliennya. Pada tahun 1992, rejim Mubarak merekayasa kes terhadap Salsabil untuk mensasarkan kwuangan Ikhwanul Muslimin , menutup perusahaan tersebut , sehingga terjadi PHK lebih dari 200 pekerja dan memenjarakan pemimpin Ikhwan selama satu tahun tanpa tuduhan.
Pada tahun 1995, dia dipenjarakan dengan tuduhan menjadi pemimpin sebuah organisasi ilegal.
Dia dipenjara lagi oleh pemerintahan Mubarak pada bulan Januari 2008, kali ini didakwa menggerakkan  demonstrasi Kaherah terhadap serangan Israel di Jalur Gaza.
Di media, Ezzat telah dipersonifikasikan sebagai Iron Man -nya Ikhwan , ia mewujudkan reputasi seorang komandan yang menguasai jalur atas dan bawah di kalangan ikhwan untuk  pengambilan keputusan. 
Ia dianggap dekat dengan wakil Mursyid Aam  Shater dan merupakan tokoh kunci dalam mengkoordinasikan keputusan tindakan antara Majlis Syura  dan sayap politik Parti Kebebasan dan Keadilan. (OI.Net/Dz sumber
)

No comments: