Tuesday, December 31, 2013

AUSTRALIA - 22 Peratus Penduduknya Tidka Beragama

Dalam data negara tentang agama, jumlah rakyat Australia yang melaporkan bahawa mereka “tidak beragama” telah mencapai rekod tertinggi sepanjang masa, melebihi 22 peratus dari populasi negara itu.
“Tingkat pelaporan “tidak beragama” terus meningkat, dan Australia tidak sendirian dalam hal ini,” Fiona Dowsley, Biro Statistik Australia (ABS) Direktur Sosial dan Pelaporan, mengatakan kepada Herald Sun, Ahad (29/12/2013).
“Peningkatan jumlah mereka yang mengaku “tidak beragama” juga terjadi negara-negara seperti Ireland Utara,Britaian dan Wales, Kanada, Amerika Syarikat dan Ireland,” tambahnya.
Setelah melihat secara mendalam data sensus 2011, ABS telah menemukan bahawa sekitar 22% atau 4.8 juta warga Australia mengaku “tidak beragama”, sementara 25% dilaporkan menjadi Katolik dan sekitar 17% adalah Anglikan.
Sensus tersebut mencerminkan bahawa jumlah ateisme dominan di kalangan pemuda Australia. Setengah dari mereka yang melaporkan tidak memiliki keyakinan agama berusia kurang dari 30 tahun.
Hampir sepertiga dari pemuda yang berusia 22 sampai 24 melaporkan “tidak beragama”, dan sekitar satu dari lima anak di bawah umur 15 tahun tinggal di sebuah rumah di mana salah satu atau kedua orang tua melaporkan “tidak beragama”.
Sensus tersebut telah menemukan bahwa ateisme juga meningkat di antara warga australia dengan pendidikan tinggi.
Hampir 35% dari mahasiswa pascasarjana di atas 19 tahun mengaku “tidak beragama”.
Kenaikan rata-rata warga Australia yang mengaku “tidak beragama” adalah 4% per dekade, setelah pada tahun 1971 badan sensus Australian menambahkan item ‘none’ pada daftar sensus untuk menandai orang-orang yang termasuk dalam kategori “tidak beragama.”
Selama satu dekade terakhir tingkat warga Australia yang mengaku “tidak beragama” telah berjumlah sekitar 6.8% per tahun.
Sementara itu sensus juga mencerminkan penyusutan yang stabil dalam jumlah orang Kristian di Australia, laporan itu juga menunjukkan bahwa telah terjadi peningkatan untuk agama lain seperti Islam dan Hindu di kalangan warga Australia.
sumber

No comments: