Wednesday, December 4, 2013

MESIR - Qardhawi Letak Jawatan dari Dewan Ulama Al-Azhar

Dr. Yusuf al-Qaradawi mengumumkan pengunduran dirinya dari Dewan Ulama Al-Azhar, sebagai protes dirinya terhadap tindakan Syeikh al-Azhar Dr. Ahmad al-Tayeb.
Qaradawi mengatakan dalam sebuah pernyataan di halaman rasmi Qaradawi di Facebook, “Selama ini al-Azhar selalu melaksanakan misinya, menasihati untuk Allah dan Rasul-Nya, untuk Kitab-Nya, dan para pemimpin kaum Muslimin serta Umat keseluruhannya, di era pemerintah Mamluk , Turki, dan Khedivial serta raja-raja, dan al-Azhar memimpin Revolusi melawan Perancis, dan juga melawan British, dan tetap teguh memimpin rakyat hingga datangnya revolusi yang kemudian merubah dirinya.”
Qaradawi menegaskan bahawa rakyat Mesir sedang di uji dengan berubahnya al-Azhar. Ia menjelaskan,” saya mengajukan pengunduran diri dari Dewan Ulama Tinggi kepada rakyat Mesir yang merupakan pemilik asli dari al-Azhar, dan bukan kepada syeikh Tayeb, di mana saya menganggap bahawa kedudukan Syeikh al-Azhar saat ini sedang dirampas dengan kekuatan senjata oleh kudeta militer, seperti halnya kedudukan Presiden Mesir yang juga dirampas olehnya. dan suatu hari nanti kebebasannya akan kembali kepada rakyat, dan memberikan haknya kepada yang berhak, dan hendaknya para Ulama memilih Syeikh  mereka sendiri, Dewan ulamanya sendiri, dengan kehendaknya yang bebas, untuk nantinya bisa mewakili aspirasi mereka, dan bukan hanya mewakili aspirasi dirinya sendiri.
Perlu dicatat bahawa Dewan Ulama didirikan akhir Jun 2012  yang bertugas untuk memilih Syeikh al-Azhar saat posisi tersebut kosong kerana meninggalnya Syeikh terdahulu pada umur 80 Tahun, kemudian salah tugasnya adalah memilih Mufti Mesir, dan menangani masalah keagaman yang menjadi perdebatan,serta membahas isu-isu sosial yag dihadapi dunia Islam  dan Masyarakat Mesir dengan dasar Syar’i. Selain itu Dewan juga bertugas untuk memeriksa perkembangan kurikulum Universitas al-Azhar, dan mengadakan muktamar tahunan yang dihadiri oleh seluruh anggota Dewan Ulama.  sumber

No comments: