Sunday, March 30, 2014

MESIR - Perbicaraan Pimpinan Ikhwan

Mahkamah Jenayah Kaherah melanjutkan perbicaraan 17 anggota utama Ikhwanul Muslimin (IM), termasuk Pimpinan Umum Mohamed Badie dan wakilnya Khairat Al-Shater, pada Sabtu (29/3/2014), siar MEMO.
 
Para pemimpin IM itu diadili atas tuduhan kekerasan, yang terjadi di sekitar markas gerakan di Mokattam, Kaherah, sebelum kudeta yang menggulingkan Presiden Muhammad Mursi pada 3 Julai tahun lalu.

Para terdakwa termasuk wakil pemimpin Rashad Bayoumi dan presiden Parti Kebabasan dan Keadilan Saad Al-Katatny, dan mantan Pimpinan Umum IM Mohamed Mahdy Akef.

Mahkamah Jenayah Minya telah menjatuhkan hukuman mati terhadap 529 yang dikatakan pendukung Mursi pada Isnin (24/3) lalu. Hukuman mati massal ini mencetuskan kegemparan antarabangsa, dan dikritik oleh sejumlah negara dan kelompok hak asasi internasional sebagai tindakan yang tidak dapat diterima dan sebuah pengabaian terhadap keadilan. 


Pengadilan Pidana Kairo melanjutkan persidangan 17 anggota utama Ikhwanul Muslimin (IM), termasuk Pimpinan Umum Mohamed Badie dan wakilnya Khairat Al-Shater, pada Sabtu (29/3/2014), lansir MEMO.
Para pemimpin IM itu diadili atas tuduhan kekerasan, yang terjadi di sekitar markas gerakan di Mokattam, Kairo, sebelum kudeta yang menggulingkan Presiden Muhammad Mursi pada 3 Juli tahun lalu.
Para terdakwa termasuk wakil pemimpin Rashad Bayoumi dan presiden Partai Kebabasan dan Keadilan Saad Al-Katatny, dan mantan Pimpinan Umum IM Mohamed Mahdy Akef.
Pengadilan Pidana Minya telah menjatuhkan hukuman mati terhadap 529 pendukung Mursi pada Senin (24/3) lalu. Hukuman mati massal ini memicu kegemparan internasional, dan dikritik oleh sejumlah negara dan kelompok hak asasi internasional sebagai tindakan yang tidak dapat diterima dan sebuah pengabaian terhadap keadilan.
- See more at: http://www.arrahmah.com/news/2014/03/30/mesir-melanjutkan-sidang-para-pemimpin-ikhwanul-muslimin.html#sthash.OFb5gIs1.dpuf

No comments: