Saturday, March 8, 2014

MESIR Terus Tunduk pada Israel Isu PALESTIN

Pemimpin Tinggi Gerakan Pejuang Islami, Hamas, pada hari Jumaat menyatakan bahawa keputusan Mahkamah Mesir yang melarang kegiatan Hamas dan menutup pejabat pusat mereka di Kaherah telah membuka jalan bagi agresi Israel baru di Jalur Gaza.

Khalil al-hayah, anggota Politbiro Hamas menyatakan,”keputusan untuk melarang kegiatan Hamas akan membukan jalan bagi Agresi Zionis di Jalur Gaza.”

Dia meminta Mahkamah Mesir untuk menjauhi segala tekanan politik dan mencabut keputusan politiknya yang  ”mengkriminalisasi gerakan perlawanan Palestin”, dan ia menegaskan bahawa keputusan ini adalah keputusan bagi setiap faksi Palestin yang menolak pendudukan Israel,”  sebagaimana keputusan ini tidak memberi manfaat bagi kedua bangsa Mesir-Palestin.

Ia menambahkan,”segala fabrikasi Media yang mencuba untuk membuktikan keterlibatan Hamas dan Pejuang Palestin dalam urusan Internal Mesir telah gagal dan tidak akan pernah berhasil,”ia menekankan bahwa tindakan Hamas sejak awal adalah tidak akan ikut mencampuri urusan salah satu negara Arab. Ia menjelaskan bahawa Hamas tidak menafikan gerakannya memang berafiliasi pada gerakan Ikhwanul Muslimin, tetapi Gerakan Hamas hanya beraktifiti terbatas  hanya di wilayah Palestin sahaja.”  Ia juga mendesak pihak berkuasa Mesir untuk melaksanakan keputusan Liga Arab untuk mengakhiri sekatan Gaza dan membuka perbatasan Rafah agar bisa memasukkan  segala keperluan primer yang diperlukan. (hr/im) sumber

No comments: