Saturday, March 8, 2014

UKRAINE - Muslim Crimea Bakal Jadi Korban Lagi?

Mencerminkan hamba Allah yang beriman, beberapa Muslim Crimea , terlihat membahagikan makanan untuk tentera Ukraine yang terjebak di dalam pangkalan mereka di wilayah Crimea .

Sebuah Video yang disiartkan  oleh pejabat berita rasmi Ukraine menunjukkan bagaimana umat Islam menawarkan untuk mengirimkan makanan untuk tentera Ukraine .

Pasukan Rusia telah mengurung pengkalan militer Ukraine di Crimea sebagai tindak lanjut ancaman Vladimir Putin untuk lakukan intervensi  di wilayah autonomi Crimea .

Ancaman Rusia tersebut mencekam kekhuatiran  Muslim terkait perkembangan situasi dramatik di Ukraine .
Muslim Crimea dikenal juga dengan Muslim Tatar telah menetap  selama berabad-abad di wilayah tersebut, komunitas Muslim ini pernah dideportasi pada bulan Mei tahun 1944 oleh kekuasaan Stalin , yang menuduh Muslim  berkolaborasi dengan Nazi .

Seluruh penduduk Muslim Tatar , saat itu lebih dari 200.000 orang , diangkut dalam keadaan yang mengenaskan dan diusir  ribuanbatu jauhnya ke wilayah Uzbekistan dan lokasi lainnya . Banyak yang meninggal  di sepanjang perjalanan mahupun dilokasi pembuangan.

Pada saat itu Komunis Soviet menyita rumah maupun aset mereka , menghancurkan masjid-masjid  dan mengubahnya menjadi gudang . dan Satu Masjid besar diubah menjadi Muzium Atheis.

Ketika era perestroika zaman Presiden Gorbachev di akhir 1980-an  sebagian besar Muslim Tatar diizinkan kembali ke kampung halamannya , migrasi terjadi berkelanjutan  setelah Ukraine merdeka dengan runtuhnya kekuasaan Soviet pada tahun 1991 .

Lebih dari 250.000 Tatar sekarang tinggal di Crimea , atau sekitar 13 persen dari total penduduknya yang berjumlah  2 juta orang . (OInet/KH) sumber

No comments: