Monday, June 2, 2014

PALESTIN - Hamas Bertegas dengan Fatah

Gerakan Pejuang Islam Palestin (Hamas) menyatakan tidak akan mengakui pemerintah konsensus nasional jika Presiden Mahmoud Abbas menghapuskan Kementerian Tahanan Palestin.

Pernyataan rasmi ini dikeluarkan Hamas pada Ahad (01/05) malam untuk membantah adanya desas-desus kesepakatan dengan Presiden Abbas yang akan mengumumkan pemerintah konsensus nasional hari Isnin (02/05) ini.

Dalam pernyataannya, wakil Hamas Sami Abu Zuhri mengatakan “komunikasi antar faksi Palestin masih akan menemukan solusi dari masalah ini. Dalam pertemuan terakhir, Hamas dan Fatah telah menyapakati untuk tetap mempertahankan Kementerian Tahanan dan menunjuk seseorang untuk menempati jawatan tersebut.

Menurut Abu Zuhri “Hamas telah mengajukan usul kepada Presiden Abbas untuk menggabungkan Kementerian Tahanan ke dalam Kementerian lain dan menunda pembentukan badan khusus independen untuk urusan tahanan Palestin di luar pemerintahan.”

Seorang pegawai tinggi Hamas, Tawfiq Abu Naim, mengatakan “Kami tidak dapat menerima pemerintah konsensus nasional tanpa kehadiran Kementerian tahanan Palestin, kerana kementerian Tahanan yang di bentuk mendiang Presiden Yasser Arafat menjadi faktor pendukung bagi para tahanan dan keluarga mereka.”

Perlu diketahui bahwa pengumuman penghapusan Kementerian Palestin dilakukan sepihak oleh  pemerintah Fatah, yang menyebabkan tertundanya pengumuman pemerintah konsesus Palestina selama 2 minggu kedepan. (Aljazeera/Ram) sumber

No comments: