Thursday, June 12, 2014

Siapa ISIS atau ISIL?


ISISjihadisDengan ribuan pejuang Arab dan asing dan seorang komandan kharismatik dengan cargaya mirip dengan  kepemimpinan al-Qaeda, Negara Islam Iraq dan Levant telah menjadi ancaman terbesar setiap pemerintahan sekular di wilayah tersebut.

Meskipun mendapat kemarahan pimpinan inti al-Qaeda untuk metodenya, ISIS ternyata memperluas kuasanya di  wilayah  Iraq dan Syria kerana nyatanya ISIS sangat berusaha untuk mendirikan sebuah kekhalifahan Islam yang baru.

Akar gerakan  ISIS dapat ditelusuri berawal dari gerakan  Tauhid dan Jihad, sebuah kelompok Sunni yang menentang AS dan bentukan pemerintahan Iraq setelah jatuhnya Saddam Hussein pada tahun 2003.

Pemimpin Tauhid, Abu Musab al-Zarqawi, asal Jordan, menyatakan setia kepada al-Qaeda pada tahun 2004, dan berganti nama kelompoknya di Iraq dan mendorong kempen serangan bom  terhadap setiap sasaran pemerintahan Iraq dan AS.

Abu Musab al-Zarqawi

Syeikh Zarqawi, yang terkenal mahir  menembakkan senapan mesin dari pinggul, menjadi musuh nombor satu AS dan dia gugur  pada tahun 2006, pada saat hari gugurnya,  banyak kemeriahan di kalangan Syiah Iraq dan Amerika.

Setelah kematian Zarqawi, kelompok namanya bertukar menjadi Negara Islam di Iraq, atau ISI, dengan pemimpin barunya , Abu Omar al-Baghdadi, dalam usaha nyata untuk “menasionalisasi” citranya.
Namun, banyak yang mengatakan bahwa Baghdadi adalah tetaplah orang asing.

Baghdadi memimpin kelompok tersebut , yang terus menyerang sasaran Syiah  dan AS, sampai akhirnya dia juga gugur  dibunuh oleh pasukan AS dan Iraq pada tahun 2010.

Dia digantikan oleh Abu Bakr al-Baghdadi, yang nama aslinya adalah Ibrahim Awwad Ibrahim al-Badri. Pada titik inilah  kelompok itu mulai menjadi perhatian antarabangsa.

Sedikit sejarah Baghdadi diketahui, tetapi difahami dia menghabiskan lima tahun penjara setelah ditangkap oleh pasukan AS di Iraq pada tahun 2005.

Pada tahun 2012, Baghdadi mengalihkan perhatiannya untuk memperluas operasinya ke Syria, mengirim komandan melintasi perbatasan ktika perang saudara berkecamuk .

Baghdadi  pada tahun 2012 menyatakan penggabungan antara ISI dan Nusra Front, kelompok mujahidin lainnya , dipimpin oleh seorang mantan bawahan Baghdadi, dengan  membentuk Negara Islam Iraq dan Syam/Syria (ISIS).

Pernyataan ini  ditolak oleh komandan Nusra , dan Ayman al-Zawahiri, pemimpin al-Qaeda, yang menyatakan bahawa hal tersebut tidak valid.

Ayman Zawahiri segera menyatakan bahawa al-Qaeda telah tidak mengakui kelompok ISIS , dan menyatakan front Nusra adalah afiliasi utama al-Qaeda di Syria.

Tapi itu tidak menghentikan Baghdadi. Sebaliknya dia mengecam Zawahiri, yang menyatakan bahawa tidak ada yang akan mencegah anak buahnya melawan rejim Syria atau musuh  lainnya. sumber

No comments: