Monday, June 9, 2014

SYRIA - Hizbullah Alami Krisis Kewangan Akibat Perang

Seorang pegawaiinternal Syiah Hizbullah mengungkapkan krisis kewangan yang melanda kelompok Syiah dari Lebanon, akibat turut serta mereka dalam perang di Syria.

Krisis kewangan ini diakibatkan dari penurunan pendapatan parti selama lebih dari setahun akibat partisipasinya dalam perang atas nama rejim Bashar al Assad dan Iran di Syria.

Kondisi ini juga diungkapkan warga di pinggiran selatan ibukota Beirut (basis HizbullahLebanon), dalam keterangannya mereka mengungkapkan situasi ekonomi yang memburuk dalam satu tahun terakhir.

Selain itu kelompok Syiah Lebanon juga terpaksa menangung biaya hidup sebesar 50 ribu dolar Amerika bagi setiap keluarga yang anggota keluarganya terbunuh dalam perang melawan kelompok revolusi di Syria.

Warga Syiah Lebanon menganggap bahwa mereka yang berjuang bersama Hizbullah di Suriah dan meninggal akan lebih dekat dengan Ahlul Bait, tentu ini sebuah pendapat salah yang terjadi dikalangan warga Syiah.

Hizbullah dilaporkan menderita penurunan bantuan resmi dari pemerintah Iran setelah mantan Presiden Ahmadinejad habis masa jabatannya, dan diperparah dengan sanksi yang diterapkan oleh Eropah dan Amerika Syarikat.

Sementara itu untuk tetap menopang perniagannya di luar negeri, Syiah Hizbullah Lebanon bekerja sama dengan sistem kewangan Rusia untuk dapat meyalurkan hasil perniagaan yang dikelola Hizbullah dalam bidang real estate di Angola. (Alarabiya/Ram) sumber

No comments: