Saturday, July 12, 2014

3 Roket dari LEBANON Hentam Utara Israel


pom bensinRoket Gaza  menghantam sebuah stesen minyak dan  terbakar  pada hari Jumaat di Israel selatan, pada hari Jumaat juga  serangan roket datang dari Lebanon untuk pertama kalinya dalam empat hari pertempuran.

Serangan terhadap pam minyak di Ashdod tampak menjadi serangan paling serius di Israel dalam empat hari pertempuran , di saat  Israel memberikan serangan terus menerus  bagi para pemimpin Hamas di Gaza. Militer Israel  telah melakukan lebih dari 1.000 serangan terhadap sasaran Gaza yang telah membunuhn sedikitnya 98 orang, termasuk puluhan warga awam.

Ledakan di Ashdod mengirim gumpalan asap tinggi ke udara, meninggalkan kenderaan hangus di belakangnya. Pejabat kesihatan Israel mengatakan ledakan itu melukai tiga orang, termasuk satu dalam keadaan serius. Roket  terus dipancarkan dari Gaza menuju pelbagai lokasi di selatan dan tengah Israel, termasuk menuju lapangan terbang Israel.

Di Israel utara, serangan roket menghentam dekat perbatasan Lebanon dan militer membalas dengan tembakan artileri ke arah sumber di Lebanon selatan, kata jurucakap militer Letnan Kolonel Peter Lerner.
Militer Lebanon mengatakan tiga roket ditembakkan ke arah Israel sekitar pukul 6 pagi (0300 GMT) dan Israel membalas dengan menembakkan sekitar 25 artileri  di daerah tersebut.

Pejabat Berita Nasional Lebanon mengatakan bahawa salah seorang dari mereka yang dicurigai menembakkan roket cedera dan dikejarkan ke hospital. Militer Lebanon mengatakan tentera menemukan dua peluncur roket .

Sebuah kelompok militan Lebanon yang terkait dengan  al-Qaida,  Batalyon Ziad Jarrah , mengaku bertanggung jawab atas  serangan roket tersebut ke Israel.

Militan Gaza sudah menembakkan lebih dari 550 roket terhadap Israel dalam empat hari serangan. “Iron Dome” sistem pertahanan Israel telah menahan  sebahagian besar roket yang ditujukan untuk kota-kota besar tetapi beberapa roket Gaza tetap berhasil tembus pertahanan Iron Dome Israel tersebut.

Sering terdengar siren serangan udara di Israel pada hari Jumaat, termasuk untuk pertama kalinya di kota utara Haifa. Pusat komersial Tel Aviv dan bandara Ben-Gurion juga mendengar siren peringatan namun roket tersebut masih dapat dicegat oleh sistem Iron Dome Israel. (JL/KH) sumber

No comments: