Wednesday, July 2, 2014

AS Kirim F-16, Apache dan Drone ke IRAQ

Amerika Syarikat persiapkan kehadiran militernya di Iraq dengan mengerahkan sekitar 300 tentera tambahan, termasuk helikopter tempur dan Drone untuk membantu militer Iraq di Baghdad, kata para pegawai pada hari Isnin.

Keputusan dinyatakan oleh Pentagon, memberikan mereka peranan mengamankan lapangan terbang antarabangsa Baghdad dan di garis depan melawan setiap serangan Daulah Islam .

Bala bantuan akan mencakup pasukan helikopter serang Apache  dan drone  bersenjata, ujar setiausaha Pentagon Laksamana John Kirby mengatakan dalam sidang media.

AS juga kirimkan pesawat Shadow , yang telah banyak digunakan oleh pasukan AS sebelumnya di perang Iraq dan di Afghanistan, yang memiliki panjang  sekitar 4 meter dan dapat terbang pada ketinggian 8.000 kaki (2.400 meter).

Kontinjen militer ini akan berkonsentrasi untuk  menjaga akses ke lapangan terbang Baghdad serta kedutaan, kata pegawai itu.

Kirby mengatakan kepada wartawan bahawa pasukan tambahan akan “membantu memberikan keamanan tambahan untuk fasiliti kami, orang-orang kita, Asset AS, dan juga untuk membantu  Kementerian Luar Negeri dan kedutaan”

Pentagon mengatakan sekitar 200 pasukan telah dikerahkan di Iraq pada hari Ahad, untuk memperkuat keamanan di kedutaan besar AS, fasilitas pendukung dan lapangan terbang Baghdad.

Keputusan ini dibuat oleh Obama sebagai respon permintaan dukungan pemerintahan Syiah  Perdana Menteri Iraq Nouri al-Maliki untuk mendorong kembali Daulah Islam yang berispa bertempur di  ibukota Baghdad.

Sementara itu, AS juga berkomitmen untuk mengirimkan jet tempur F-16 kepada militer Iraq untuk hadapi Daulah Islam , ujar jurucakap Gedung Putih Josh Earnest mengatakan.

“Amerika Syarikat juga telah menawarkan dukungan pemerintah Iraq,” jawab Earnest. (Arby/Dz) sumber

No comments: