Saturday, July 19, 2014

MH17 - Pemisah Pro-RUSIA Angkut Jenazah

 
Pemerintah Ukraine mendakwa Rusia membantu kelompok pemisah menghancurkan bukti di lokasi jatuhnya pesawat Boeing 777 milik Malaysia Airlines di wilayah timur Ukraine.

"Pemerintah Ukraine secara rasmi mengumumkan: teroris yang dibantu Rusia cuba menghancurkan bukti jenayah internasional ini," demikian pernyataan rasmi pemerintah Kiev.

Para pemberontak pro-Moskwa sudah mengambil 38 jenazah penumpang pesawat bernombor penerbangan MH17 itu. Jenazah-jenazah itu dibawa ke sebuah rumah jenazah di Donetsk, sebuah kota yang mereka kuasai.

Di rumah jenazah itu ada "sejumlah pakar yang bercakap dengan loghat Rusia" yang disebut akan mengotopsi jenazah penumpang.

Kelompok pemisah juga menghalang para penyelidik dari Ukraine dan pengamat internasional masuk ke lokasi terhempasnya pesawat. Mereka juga mencari alat pengangkutan untuk membawa puing pesawat ke Rusia, pemerintah Ukraine menyatakan.

Seorang wartawan AFP melaporkan, Sabtu (19/7/2014), para pemberontak itu menghalangi wartawan masuk ke lokasi. Mereka bahkan mengeluarkan tembaka ke udara saat meminta wartawan berundur.

Seorang komandan pemberontak mengatakan, puluhan jenazah dipindahkan ke sebuah rumah jenazah di Donetsk. Mereka juga mengawasi tim pencari mengumpulkan potongan jenazah.

"Dua puluh tujuh jenazah" dibawa pagi ini, kata komandan yang menolak menyebut nama itu.
 

Sementara itu pasukan pemantau dari Organisation for Security and Cooperation in Europe (OSCE) barharap mereka dapat kembali ke lokasi jatuhnya pesawat Sabtu petang waktu setempat. OSCE mengaku tidak mendapat akses penuh dari para pemberontak bersenjata itu sehari sebelumnya.

Para pemimpin dunia meminta agar pasukan penyelidik mendapat akses penuh ke lokasi itu. Pemerintah Belanda, yang kehilangan hampir 200 warganya, telah mengirim pasukan penyiasat. Begitu juga pemerintah Malaysia yang mengutus 62 orang dari pelbagai bidang untuk menyelidiki peristiwa itu.

Seperti diberitakan, pesawat Boeing 777 milik Malaysia Airlines jatuh di wilayah timur Ukraine. Pesawat bernombor penerbangan MH17, yang terbang dari Amsterdam (Belanda) ke Kuala Lumpur (Malaysia) itu dipercayai ditembak jatuh oleh pemberontak pro-Rusia yang memang menguasai wilayah itu. Semua penumpang dan awak pesawat, yang berjumlah 298 terbunuh dalam peristiwa tersebut. sumber

No comments: