Friday, July 11, 2014

PALESTIN - Netanyahu Bincangkan Serangan Darat

Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengatakan dalam sebuah pernyataan yang disiarkan televisyen pada hari Khamis: “Setakat ini pertempuran alami kemajuan seperti yang dirancang,  kita harapkan serangan tahap lanjutnya pada masa depan. Hingga kini, kami telah memukul Hamas dan organisasi teror dan setelah pertempuran ini  kita akan terus meningkatkan serangan pada mereka. “

Netanyahu mendiskusikan pilihan serangan darat dengan dewan  kabinet keamanan , tapi belum disebutkan bila atau apakah ini mungkin terjadi.

Terakhir kali mereka melakukan serangan seperti itu di awal tahun 2009. Pasukan darat Israel tidak pernah menyeberang ke Jalur Gaza, salah satu wilayah paling padat penduduknya di dunia, yang terjadi hanyalah saling serang  roket dan rudal pada Oktober 2012.

“Kami memiliki hari-hari pertempuran yang panjang di depan kita,” kata Menteri Pertahanan Moshe Yaalon.
Juru bicara Hamas Sami Abu Zuhri dengan menantang, ketika ditanya tentang pernyataan Yaalon itu.

“Belakang kami adalah tembok dan kita tidak ada ruginya ,” katanya. “Kami siap untuk pertempuran sampai akhir.”

Militer Israel mengatakan lebih dari 470 projektil telah ditembakkan oleh Hamas ke wilayah Israel , Hamas adalah kekuatan militer yang dominan di Gaza, dan beberapa  kelompok militan bersenjata lainnya.

Presiden AS Barack Obama mengatakan kepada Netanyahu melalui telefon pada hari Khamis bahawa Amerika Syarikat bersedia membantu menegosiasikan gencatan senjata, kata Gedung Putih.

Presiden Prancis Francois Hollande menyuarakan keprihatinannya pada kematian orang awam dan menyerukan gencatan senjata. Seorang jurucakap Menteri Luar Negeri AS John Kerry, mengatakan: “Tak seorang pun ingin melihat invasi darat.”

Kerry berbicara kepada rakan diplomat pemerintahan Mesir , apakah ada kemungkinan  pemerintahan Mesir menggunakan pengaruhnya untuk menenangkan situasi, kata jurucakap Kementerian Luar Negeri Jen Psaki.

Israel mengatakan telah menyerang lebih dari 860 sasaran di Gaza. Serangan roket Palestin meningkat setelah pasukan Israel menangkap ratusan aktivis Hamas di Tebing Barat ketika mencari para pemuda Israel yang diduga diculik dan dibunuh oleh Hamas.

Warga mengatakan  serangan Israel pada hari Jumaat fajar  di Rafah telah menghentam beberapa rumah awam, dan  korban  sedang tidur ketika rumah mereka dibom. (Arby/Dz) sumber

No comments: