Thursday, July 17, 2014

SYRIA - Assad Ancam Negara2 yang Sokong Penentangnya


bashar assadPresiden Bashar al-Assad mengancam negara-negara Arab dan Barat akan membayar harga yang patut atas dukungan mereka terhadap pasukan revolusioner Syria, serta bersumpah akan terus berjuang untuk memulihkan keamanan di setiap sudut wilayah Syria.

Ancaman ini diluahkan Assad dalam ucapan pelantikan sumpah jawatan presiden baru Syria untuk tempoh 7 tahun akan datang yang dilaksanakan pada Rabu (16/07) di istana kepresidenan di ibukota Damsyik.

Dalam ucapan pelantikan jawatan, Assad mengatakan “Segera kita akan melihat negara-negara Arab dan Barat yang mendukung revolusi Syria akan membayarnya dengan harga yang mahal.”

Dalam ucapannya Assad menambahkan “Pilihanraya Syria adalah sarana pertempuran untuk mempertahankan kedaulatan dan legitimasi seperti keinginan dan kehendak rakyat.”

Assad menegaskan bahawa krisis di Syria tidak akan dapat diselesaikan dari luar negeri dan mesti dibangun di atas usaha rekonsiliasi internal dan dialog nasional untuk dapat menghentikan pertumpahan darah dan konspirasi asing serta mengembalikan pelarian Syria di luar negara.

Presiden Bashar al Assad memenangi pemilihan presiden yang diadakan pada tanggal 3 bulan Jun lalu, yang digambarkan sebagai lawak jenaka oleh dunia barat.

Sekurang-kurangnya 170 ribu jiwa terkorban dan lebih dari dua juta jiwa jadi pelarian akibat konflik Syria yang telah memasuki tahun ke 4. (Rassd/Ram)
 sumber

No comments: