Thursday, February 5, 2015

HAMAS : Mesir bukan Lagi Mediator Palestin-Israel


Hamas-Jika-Agresi-Israel-Terus-Berlanjut-Mujahidin-Siap-Memanaskannya
Brigaed Al-Qassam mengisyaratkan bahawa kelompok itu tidak lagi menerima Kaherah sebagai mediator antara Hamas dan Zionis-Israel, setelah mahkamah Mesir melarang sayap bersenjata Hamas dan memasukkanya ke dalam daftar organisasi teroris.

“Setelah keputusan pengadilan itu Mesir tidak lagi menjadi mediator antara Palestin-Israel,” kata sumber yang tidak disebut namanya kepada Reuters.

Dengan penetapan Mahkamah Darurat Mesir yang berada di bawah kekuasaan junta militer Jenderal As-Sisi yang pro Barat, maka posisi Mesir sekarang tidak lagi neutral dan menjadi sekutu bagi Zionis-Israel. Selama ini Kaherah memang telah memainkan peran penting dalam menengahi gencatan senjata antara Zionis-Israel dan Hamas, namun segalanya berubah ketika Jeneral As-Sisi naikke tampuk pimpinan negara.

Para pegawai Mesir sendiri mendakwa bahawa senjata telah diseludupkan dari Jalur Gaza ke Mesir oleh Al-Qassam. Senjata-senjata itu didakwa jatuh ke tangan kelompok-kelompok pejuang yang bertempur menggulingkan pemerintahan Kaherah, yang didudkung Barat dan Amerika Syarikat.

Para pejuang yang berpangkalan di Sinai, Mesir, yang berbatasan dengan Gaza, dituduh membunuh ratusan anggota polis dan tentera rejim Mesir sejak tergulingnya Mursi. Gejolak pun kemudian meluas ke bahagian-bahagian lain di Mesir yang merupakan negara Arab paling padat penduduknya.(rz) sumber

No comments: