Wednesday, February 11, 2015

HAMAS Tak Akan Berperang dengan MESIR


Hamas-Jika-Agresi-Israel-Terus-Berlanjut-Mujahidin-Siap-Memanaskannya

Ratusan warga Palestina berdemonstrasi di luar pEJABAT Perwakilan Mesir di Kota Gaza, Jumaat (6/2), mengecam keputusan mahkamah Mesir yang menuduh sayap organisasi bersenjata Hamas, Briged Izzudin al Qassam, sebagai kelompok teroris.

Mereka melambaikan bendera hijau Hamas dan meneriakkan dukungannya untuk Briged al-Qassam: “Qassam adalah kebanggaan bangsa, bukan teroris!”

Pengadilan Mesir telah memasukkan sayap bersenjata Hamas tersebut ke dalam kategori organisasi diharamkan pada Sabtu (31/1) lantaran kelompok itu dianggap membantu kelompok pemberontak di Semenanjung Sinai, yang berbatasan dengan Jalur Gaza.

Melansir Gulf Times, hubungan Mesir dan Palestin terutama Hamas memang terus merenggang. Tuduhan ini membuatkan Pemerintah Mesir menutup perbatasan Rafah yang menjadi akses satu-satunya bagi warga Gaza dalam mengambil bahan binaan serta ubat-ubatan dari luar Gaza di tengah sekatan Zionis-Israel yang sudah berjalan selama lapan tahun terakhir.

“Kami menyerukan kepada Pemerintah Mesir untuk membatalkan keputusan yang menindas ini,” ujar tokoh senior Hamas Salah al-Bardawil.

“Mereka yang berusaha untuk merosakkan keamanan Mesir di Sinai adalah musuh-musuhnya, dan bukan Hamas atau Qassam pelakunya,” sambungnya.

Al-Bardawil menegaskan, musuh Palestin hanyalah Zionis-Israel dan dia dengan tegas mengatakan tidak akan mengotori tangannya dengan darah sesama Muslim. Sanggahan yang diutarakan Al-Bardawil bukanlah yang pertama kali disampaikan para pemimpin Hamas. Sebelumnya sejumlah petinggi Hamas dengan tegas mengatakan, apa yang terjadi di Mesir tidak ada hubungannya dengan Hamas.

Tidak hanya menutup perbatasan Rafah, awal tahun lalu, Pemerintah Mesir melipatgandakan Zon Penyangganya di sepanjang perbatasannya dengan Gaza untuk mencegah militan menyusup dari wilayah itu.
Zon penyangga diciptakan menyusul serangan bom bunuh diri pada 24 Oktober tahun lalu yang mengorbankan 30 askar Mesir. Sementara itu, Militer Mesir membalasnya dengan membunuh 27 militan di Sinai melalui serangan udara.(rz) sumber

No comments: