Tuesday, March 3, 2015

7 Pulau Aneh dan Menggerunkan di Dunia



1. Pulau Socotra, Yaman 

Pulau Misterius dan Aneh

Pulau Socotra terletak di Lautan Hindi, 380 kilometer sebelah selatan Semenanjung Tanah Arab. Kepulauan Socotra sangat terisolasi dan sepertiga flora yang ada di kepulauan ini tidak dapat ditemukan di tempat lain. Iklim di kepulauan ini sangat panas dan kering, tapi memiliki pantai indah dan lereng kapur yang menakjubkan dan penuh gua sedalam rata-rata tujuh kilometer. Ada juga pegunungan yang tingginya lebih dari 1,525 meter. 

Yang membuat Kepulauan Socotra lain daripada yang lain adalah tanaman-tanaman yang hidup di dalamnya, misalnya pohon darah naga, sebuah pohon dengan cabang-cabang besar yang mengarah ke atas dan tampak seperti jamur raksasa. Kemudian mawar gurun, yang tidak seperti tanaman mawar kecil, mawar ini tumbuh di pohon besar yang tampak seperti kaki gajah. Semua tumbuhan aneh ini membuat Socotra dijuluki sebagai Kepulauan Alien. 

Kepulauan ini, meskipun sangat aneh, dihuni 40,000 penduduk, dan dijadikan lokasi Warisan Dunia UNESCO. Menuju pulau ini sangat sulit dan untuk menjelajahinya pasirnya yang panas, pelancong disarankan mengendarai unta. Pulau ini juga merupakan syurga bagi burung. Sekira 140 spesies burung hidup dan 10 spesies di antaranya tidak dapat ditemukan di tempat lain di dunia ini. Di perairan kepulauan ini, terdapat banyak kapal yang tenggelam bertahun-tahun lalu. Bangkai kapal ini kemudian dijadikan lokasi aktiviti menyelam.


2. La Isla de La Munecas, Mexico 

Pulau Misterius dan Aneh

Boneka biasanya adalah hal yang menyenangkan dan lucu, tapi tidak demikian dengan boneka-boneka yang terdapat di pulau ini. La Isla de La Munecas, bahasa Sepanyol yang artinya ”Pulau Boneka”

Pulau yang terletak di daerah Mexico ini cukup menyeramkan, kerana di pulau ini terdapat ribuan boneka yang tergantung secara menyeramkan di pohon-pohon. Boneka tersebut menyeramkan, bahkan ada di antaranya yang tergantung terbalik. 

Pulau ini pertama kali ditemukan oleh seorang pertama bernama Don Julian Santana. Dia meninggalkan dunia luar untuk menyepi di pulau yang terletak di Selatan Mexico ini. Dia mendedikasikan 50 tahun terakhir hidupnya dengan membina La Isla de la Munecas. Awalnya, Julian Santana ini mengaku dihantui hantu anak kecil yang katanya tenggelam di salah satu laluan laut di pulau tersebut. Dia pun mulai menggantungkan boneka yang ditemukannya di setiap tempat sampah di pohon pulau tersebut. 

Dia mengaku melakukan hal tersebut untuk menenangkan roh budak itu. Hingga akhirnya, ribuan boneka tergantung di ratusan pohon pulau tersebut hingga akhirnya dinamakan Pulau Boneka. Pulau tersebut selama bertahun-tahun dilupakan orang, kerana sulitnya mencapai pulau tersebut. Hingga akhirnya tahun 1990 sebuah program membersihkan terusan pemerintah Mexico menemuinya.

Julian sendiri kemudian ditemukan mati lemas pada 17 April 2001. Akan tetapi, keluarganya tetap menjaga terus pulau tersebut dengan memperoleh sumbangan dari para pengunjung. Di pulau ini tidak ada aliran elektrik ataupun air. Telefon selular pun tidak mendapatkan signal di pulau ini, kerana pulau ini terletak di pedalaman Xochimilco, Kota Mexico.



3. Gunkajima, Jepun

Pulau Misterius dan Aneh

Gunkajima adalah salah satu pulau terpencil di lautan Jepun. Pulau ini juga merupakan salah satu pulau tak berpenghuni dari sekitar 505 pulau kosong lainnya di perfektur Nagasaki. Dulunya, Pulau ini adalah pulau kaya yang ramai. Pulau ini memiliki penghuni dari tahun 1887 hingga tahun 1974, dan kaya industri kerana pulau ini memiliki lombong batubara. Namun pada 1970an, batu bara mulai habis dan penduduk pulau ini pun meninggalkannya begitu saja. 

Bangunan-bangunan dibiarkan kosong begitu saja, sehingga Gunkajima digelar Pulau Hantu. Hingga tahun 2009, pulau ini dilarang dimasuki oleh siapapun, namun akhirnya dibuka secara umum untuk pelancong.



4. Pulau Miyake-jima, Jepun

Pulau Misterius dan Aneh

Pulau ini merupakan sebagian dari kepulauan Izu di Jepun. Pulau ini terletak 180 kilometer sebelah selatan Ibu Kota  Tokyo. Hingga saat ini, Pulau Miyake-Jima masih memiliki penduduk, namun mereka diwajibkan mengenakan topeng gas setiap saat kerana udara sekitar pulauini  menyebarkan gas beracun. 

Pulau Miyake-jima adalah pulau vulkanik, yang beratus tahun lalu pernah meledak. Sejak saat itu, bekas ledakan mengeluarkan gas berbahaya jika disedut. Meskipun berbahaya, penduduk pulau ini bahkan dibayar untuk tinggal di sini kerana dijadikan bahan kajian oleh ilmuwan.



5. Pulau Ramree, Myanmar 

Pulau Misterius dan Aneh

Pulau Ramree merupakan lokasi Perang Ramree, pada masa Perang Dunia II. Sejarah menyebutkan, saat perang berlangsung, sekira 400 askar Jepun bersembunyi di rawa-rawa pulau dari tentera Inggeris. Namun, mereka ternyata bernasib malang kerana ternyata paya ini dihuni salah satu predator paling kejam di dunia, yakni buaya muara. Haiwan ganas ini memang merupakan haiwan yang banyak berdiam di Pulau Ramree. 

Sejumlah tentera Kekaisaran Jepun, dalam usaha mereka untuk berundur dan bergabung dengan pasukan infanteri yang lebih besar, telah menyeberangi paya bakau sepanjang 10 mil yang dihuni buaya-buaya muara. Sebahagian mereka terbunuh karena diserang buaya, sebahagian lagi oleh tentera Inggeris.



6. Pulau Poveglia, Itali

Pulau Misterius dan Aneh

Poveglia adalah sebuah pulau kecil yang berada di Laguna Venesian, Itali Utara. Sebuah terusan membahagi dua pulau ini. Pulau ini memiliki sejarah mengerikan. Menurut legenda, pada masa Bangsa Rom berkuasa, pulau Poveglia digunakan untuk mengasingkan ribuan korban yang memiliki penyakit menular. Akhirnya, 160,000 orang meninggal.

Kemudian, pada 1922, dibangun sebuah rumah sakit jiwa, di mana para pesakitnya diseksa hingga mati. Sejak 1968, rumah sakit itu ditutup dan pulau ini tidak boleh dikunjungi orang awam. Selain memang kerana ada larangan rasmi pemerintah, pulau ini juga dikhabarkan dihantui para korban penyakit yang mati beratus tahun lalu.



7. Llha de Queimada Grande, Brazil 

Pulau Misterius dan Aneh

Pulau seluas 430.000 meter persegi ini terletak di lepas Pantai Sao Paulo, Brazil. Pulau ini terlihat seperti pulau tropika biasa, yang dipenuhi hutan hujan lebat. Namun sayang, pulau ini sangat tidak aman untuk dikunjungi kerana dihuni spesies ular golden lancehead viper, salah satu ular paling berbisa di dunia. Paling tidak, setiap satu meter ada satu ekor ular ini. 

Kerana itulah, pulau ini lebih dikenal dengan nama Pulau Ular. Dulunya, pulau ini dihuni oleh penjaga yang tinggal di mercusuar. Namun kemudian, dia dilaporkan terbunuh digigit ular saat sedang mengambil makanan di pantai. Saat ini, pulau ini tidak boleh dikunjungi siapapun, kecuali tentera atau ilmuwan yang mengunakan baju pelindung khusus. sumber

No comments: