Wednesday, March 25, 2015

SYRIA - Kru Heli Tempur Assad Menangis Ketakutan


pilot-rezim-assad-cengengSikap pengecut dan ketakutan ditunjukkan oleh kru pesawat helikopter rjzim Syiah Bashar Al-Assad yang tertangkap oleh mujahidin dan warga setelah helikopternya “mendarat kecemasan” di wilayah kekuasaan pejuang pembangkang Idlib, di barat laut Syria pada hari Ahad (22/3).

Kru pesawat helikopter tersebut sangat ketakutan, menangis meraung-raung setelah tertangkap oleh mujahidin dan warga yang akan membawanya ke suatu tempat. Tentunya hal ini berbeza ketika mereka dengan rakusnya mengebom rakyat Syria dengan bom-bom dan gas klorin yang sangat berbahaya dan memiliki kesan ledakan yang sangat dasyat yang mereka jatuhkan dari helikopter-helikopter yang mereka pandu.

Salah seorang yang berada dalam helikopter Bravo-17, berjaya ditangkap oleh mujahidin. Menurut mujahidin, yang berhasil menyadap komunikasi helikopter tersebut, heli Bravo-17 rejim Assad sebelumnya terlibat dalam pengeboman desa Sarmeen di Idlib dengan gas klorin.

Helikopter itu jatuh di Jabal al-Zawiya di provinsi Idlib, wilayah yang kuasai oleh penentang, termasuk dari Jabhat Al-Nusrah, BBC melaporkan memetik laporan Observatorium Syria untuk Hak Asasi Manusia (SOHR).

Observatorium yang berpusat di London dan kelompok anti-rejim di Idlib mengatakan bahawa dari setengah dozen personil militer yang diyakini berada di helikopter, empat – termasuk pilot – ditangkap, satunya dieksekusi oleh penduduk setempat, dan yang ke enam tidak diketahui nasibnya. Outlet lain menyatakan bahawa manifest helikopter yang ditangkap terdaftar lapan penumpang, termasuk kru.

Gambar dan video diposting secara online muncul untuk menunjukkan sebuah helikopter biru besar, rosak dan tersadai di kawasan berbatu.

Ketua Observatorium, Rami Abdel-Rahman, mengatakan kepada Arab BBC bahawa kecelakaan helikopter di dekat kota Maaret al-Nu’man itu sebagai “dorongan moral” bagi penentang kerana pesawat helikopter itu membawa bom barel, senjata maut yang digunakan oleh rejim Presiden Bashar Al-Assad. Observatorium  mengatakan helikopter-helikopter itu telah menjatuhkan rata-rata 1.000 bom barel setiap bulannya selama lima bulan terakhir. sumber

No comments: