Sunday, May 31, 2015

Bunyi Tromper Sangkakala Hanya Mainan Yahudi

Barack Obama, Michelle Obama, Ali Mustafa Yaqub

Isu suara terompet sangkalala yang terdengar dari langit di beberapa negara Eropah didakwa sengaja disebar untuk membuat resah umat Islam. Suara tersebut sengaja dibuat untuk menciptakan isu yang kemudian hangat dibicarakan di seluruh dunia.

Begitu kata Imam Besar Masjid Istiqlal, Ali Mustafa Yaqub saat dtemui wartawan di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Jakarta (Jumat, 29/5).

“Itu tujuannya untuk meresahkan umat. Sekarang itu dia tahu ada keterangan soal terompet, tidak ada itu, itu tujuan untuk mengacau,” katanya. Menurut Mustafa, pengembus isu tersebut adalah kaum zionis yang ingin menciptakan kekecohan di tengah-tengah masyarakat.

“Itu zionis, tertulis dalam protokol nombor 7 (milik mereka),” ungkapnya.

Isu suara terompet sangkakala itu, lanjutnya, mirip dengan wacana pembongkaran makam Nabi Muhammad di Madinah. Rancangan tersebut sempat membuat umat Islam di seluruh dunia bergejolak.

“Di semua wilayah Eropah dan benua-benua lain itu mereka menciptakan konflik dan api permusuhan, termasuk makam Nabi mahu dibongkar,” tegasnya.

Lebih lanjut, Mustafa berharap agar masyarakat tidak terpengaruh dengan isu-isu aneh yang dihembuskan, termasuk soal suara terompet sangkakala ini.  “Tidak usah terpengaruh dengan isu-isu tersebut,” tegasnya.
Bunyi “sangkakala” yang selama ini beredar di youtube diduga kuat merupakan salah satu hasil kerja HAARP, fasiliti rekayara cuaca milik AS yang ada di Gurun Gakona, dekat dengan Kutub Utara. Jadi sama sekali bukan sangkakala menjelang akhir dunia.(rz) sumber

No comments: