Tuesday, May 12, 2015

Khalifah IS Cedera Parah

IRQ01. Mosul (Iraq), 05/07/2014.- A photograph made from a video released on 05 July 2014 by the jihadist affiliated group Furqan Media via their twitter account allegedly showing Islamic State (IS) leader Abu Bakr al-Baghdadi delivering a sermon during Friday prayers at a mosque in Mosul, Iraq, 04 July 2014. Abu Bakr al-Baghdadi, the ruler of the self-styled caliphate recently proclaimed by the jihadist Islamic State in Iraq and the Levant (ISIL), appears in a video said to be filmed inside a mosque in Mosul where he is delivering a sermon. Abu Bakr al-Baghdadi declared an Islamist caliphate in the territory under the group's control in Iraq and Syria earlier this week. (Siria) EFE/EPA/FURQAN MEDIA / HANDOUT BEST QUALITY AVAILABLE. EPA IS USING AN IMAGE FROM AN ALTERNATIVE SOURCE AND CANNOT PROVIDE CONFIRMATION OF CONTENT, AUTHENTICITY, PLACE, DATE AND SOURCE. HANDOUT EDITORIAL USE ONLY/NO SALES

Setelah diberitakan meninggal oleh sejumlah akhbar Barat, kali ini giliran akhbar terkenal Amerika Syarikat menyatakan bahawa pemimpin tertinggi mujahidin Negara Islam cedera parah akibat terkena serangan udara koalisi internasional 2 bulan lalu.

Seperti dipetik akhbar Daily Beast dari seorang sumber terpercaya pemimpin tinggi Negara Islam yang telah keluar mengatakan, “Sampai saat ini Abu Bakr al-Baghdadi masih dalam keadaan hidup, akan tetapi dia menderita luka parah akibat terkena serangan udara koalisi internasional.”

Sumber yang tidak mahu disebutkan namanya tersebut menambahkan, “Negara Islam telah memindahkan al-Baghdadi sejak 2 bulan lalu dari Iraq ke utara kota Raqqa di Syria. Pasukan perubatan memperkirakan dirinya akan mengalami kelumpuhan akibat kerosakan tulang belakang yang dideritanya.”

Sumber tersebut melanjutkan, “Ada 9 doktor ahli termasuk doktorpakar  di Hospital Umum Mosul yang dibayar oleh organisasi untuk merawat al-Baghdadi. Mereka dipindahkan dalam konvoi terpisah untuk menghindari pemantauan dari satelit risikan AS.”

Menurutnya memang al-Baghdadi masih cukup sedar untuk mengeluarkan perintah organisasi, akan tetapi kecederaan fizikal yang dideritanya akan memaksa Syura Dewan Negara Islam untuk memilih pemimpin baru yang dapat bergerak di Syria dan Iraq,” tambahnya. (Dostor/Ram) sumber

No comments: