Thursday, June 25, 2015

Sami Pengganas Buddha Gesa Haramkan Tudung dan Qurban

1 atusan-biksu-budha-myanmar-menggelar-demontrasi-menolak-keberadaan-muslim-rohingya-_120903111809-946

Ma Ba Tha Sayadaw, kelompok sami radikal anti-Muslim, mendesak pemerintah Myanmar melarang Muslimah di sekolah-sekolah memakai tudung. Tudung menurut pernyataan rasmi Ma Ba Tha Sayadaw, tidak selaras dengan disiplin sekolah.

Bersama ratusan samipengganas lainnya, Ma Ba Tha baru saja mengadakan konferens di Yangon. Konferensi berlangsung seminggu, dan diikuti 1.300 sami dari seluruh negara.

Para sami membicarakan agenda nasional menjelang pilihanraya umum paling krusial di Myanmar tahun ini.
Guardian melaporkan Ma Ba Tha menyiapkan daftar rekomendasi dan telah menginformasikan kepada anggotanya untuk melobi pemerintah agar menekan keras minoriti Muslim di Myanmar secara terus-menerus. Salah satunya, melarang pemakaian tudung di sekolah-sekolah dan jalan-jalan.

“Kami serius menuntut pemerintah melarang siswa Muslim mengenakan hijab di sekolah-sekolah,” demikian pernyataan rasmi Ma Ba Tha.

“Kami juga akan melarang pembunuhan haiwan tak berdosa saat Aidl Fitri dan Aidil Adha,” lanjut pernyataan itu tanpa bercermin jika kelompoknya malah telah membunuhi ribuan Muslim tak berdosa di Myanmar.

U Pamaukkha, pemimpin tinggi Ma Ba Tha, mengatakan; “Muslim yang tinggal di Myanmar mesti mematuhi hukum dan peraturan negara ini. Kami tidak sedang mensasarkan atau menyerang agama mereka.”
Larangan ini dipastikan akan memberi kesan serius bagi semua Muslim di Myanmar, dan kemungkinan akan menimbulkan penentangan. Myanmar juga akan menjadi sasaran tekanan diplomatik negara negara-negara ASEAN.(rz) sumber

No comments: