Wednesday, July 8, 2015

AS - Muslim Bantu Pulihkan Gereja yang Diserang

muslim as

Sejumlah organisasi dan aktivis Muslim melancarkan kempen pungutan dana untuk membantu pembangunan kembali gereja Afro-Amerika di daerah selatan yang menjadi sasaran pembakaran selama satu bulan terakhir.

“Kami ingin menunjukkan solidariti terhadap saudara-saudara keturunan Afrika-Amerika,” kata Imam Zaid Shakir dalam sebuah pernyataan, disiarkan onislam.net, Selasa (7/7).

Sebagai simbol solidariti tersebut, mereka menggalang sumbangan dana untuk membangun kembali tujuh gereja yang telah terbakar sejak pembunuhan rasis di Charleston, Carolina Selatan.

Dimulai Khamis (2/7) lalu, kempen itu telah berhasil mengumpulkan 22,800 dolar Amerika, melebihi sasaran yang hanya 20 ribu dolar.

Projek ini ditaja oleh Muslim ARC, Arab American Association of New York, dan Ummah Wide. Imam Shakir menegaskan, semua rumah ibadah adalah tempat suci, tempat semua orang mesti berasa aman, tempat berlindung ketika dunia terlalu berat untuk ditanggung.

Menurutnya, komuniti Muslim dan masyarakat kulit hitam bukan entiti yang berbeza. Muslim memiliki kewajiban untuk melindungi pihak yang lemah. Serangan terhadap gereja Afro-Amerika itu disusul kematian tragis sembilan orang warga keturunan Afrika-Amerika.

Mereka maut tertembak dalam pertemuan kajian Bible di Gereja Emanuel African Methodist Episcopal di South Carolina, akhir Jun lalu. Seorang pelaku, Dylan Roof, telah ditangkap dan didakwa dalam pembunuhan bermotif hate crime ini.(rz/rol) sumber

No comments: