Tuesday, July 14, 2015

FPI Sedia Berperang dengan PKI

FPI siap perang terbuka dengan PKI

Berkaitan maklumat yang mengatakan akan diadakan permintaan maaf Jokowi atas nama pemerintah terhadap keluarga Partai Komunis Indonesia (PKI), Front Pembela Islam (FPI) memberikan respon keras. Demikian Suara Islam melaporkan pada Selasa (14/7/2015).

FPI memperingatkan Presiden Jokowi secara keras agar tidak memberikan ruang untuk kebangkitan komunis di Indonesia. Wacana Jokowi ingin meminta maaf kepada keluarga Partai Komunis Indonesia (PKI) itu dijadualkan berlangsung pada momen kenegaraan pada Ogos nanti.

 “Ada maklumat, 15 Ogos nanti Presiden Jokowi akan minta maaf kepada PKI atas nama pemerintah. Kalau benar, itu ertinya PKI tidak bersalah, kalau mereka tidak bersalah bererti yang salah adalah rakyat Indonesia, para ulama, umat Islam yang menentang mereka,” jelas Ketua Umum FPI, KH Shabri Lubis saat berceramah di Majlis Al Ihya Bogor, Ahad (12/7).

Sejarah mencatatkan PKI sudah melakukan pemberontakan, di antaranya di Madiun dan G 30 S PKI, mereka juga membunuh para ulama dan umat Islam. “Kalau dulu PKI menang, habis kita, banyak yang disembelih oleh PKI,” ujar Kyai Shabri.

Menurutnya, jika dahulu para Kyai Nahdlatul Ulama (NU) dan Barisan Ansornya gigih menghadapi PKI, maka saat ini FPI siap mengambil bahagian untuk menjadi yang terdepan menghadapi PKI.

“Kami sedia perang terbuka dengan PKI, melawan PKI adalah penghormatan untuk kami. Kami sedia membela Islam, umat Islam dan NKRI,” tegas Kyai Shabri yang disambut takbir ribuan jemaah. -  sumber

No comments: