Thursday, October 29, 2015

Demonstrasi Tolak Netanyahu di Israel

epa04643700 Activists with the organization Code Pink block the doors of the Washington D.C. Convention Center during the annual American Israel Public Affairs Committee (AIPAC), in Washington, DC, USA 01 March 2015. CODEPINK claims the protest is in response to Israel’s policies towards Palestinians and what they say is AIPAC’s collusion in implementing those policies. Hosted by the American Israel Public Affairs Committee, AIPAC is said to be the largest gathering of America's pro-Israel community.  EPA/PETE MAROVICH

Ribuan orang Zionis Israel melakukan tunjuk perasaan pada Sabtu (24/10) malam di Tel Aiv, wilayah Palestin terjajah tahun 1948, memprotes tidak adanya keamanan di dalam entiti Zionis, di tengah-tengah berlanjutnya intifadhah al Quds di hari yang ke-24 secara berturut-turut.

Ribuan orang yang turut dalam aksi demo yang diserukan oleh gerakan “Peace Now” Israel ini meminta kepada Perdana Menteri Benjamin Netanyahu untuk berundur. Mereka membentangkan sejumlah slogan yang menegaskan kegagalan Netanyahu dan memintanya pulang sahaja ke rumahnya.

Para pendemo berkumpul di Robin Square dengan mengusung slogan utama “Tak Ada Keamanan Tanpa Solusi Politik. Mereka mengatakan, “Kami ingin perdamaian dan kesejahteraan. Bukan agresi dan perang.”
Mereka menyebut pemerintah Netanyahu adalah pemerintahan “rasis”. Pemeritah kali ini tidak mendatangkan keamanan dan juga perubahan. Mereka mengatakan, “Kita mesti berusaha untuk mewujudkan solusi politik yang dapat menghentikan penguasaan Israel atas jutaan orang Palestin dan menghentikan konflik berdarah.

Ketua Parti Miretz Zionis yang menjadi anggota Knesset, Rahava Galon, dalam aksi demo tersebut mengatakan, “Dari sini saya katakan bahawa PM telah gagal memberikan keamanan peribadi kepada warga Israel. Sekarang adalah waktunya untuk menyingkir dan bertanggung jawab, dia telah merugikan semua orang di seluruh penjuru negeri.” sumber

No comments: