Thursday, November 19, 2015

CHINA Akan Balas Perbuatan IS

"The two armies of corruption and anti-corruption are at a stalemate," China's president, Xi Jinping, reportedly told a closed-door Politburo meeting in late June.

Khamis 19 November 2015, pemerintah Beijing mengumumkan akan membalas dan menghukum mereka yang dianggap bertanggung jawab atas pembunuhan warga negara China di Timur Tengah.

Pernyataan ini dikeluarkan Kementerian Luar China menanggapi eksekusi mati warganya bernama Van Jinghui oleh milisi Negara Islam yang dipercayai dilakukan di Syria, seperti disiarkan pejabat berita Reuters.

Satu hari sebelumnya milisi Negara Islam menerbitkan foto-foto eksekusi mati seorang warga Cina dan Norway, tanpa memberikan rincian apapun tentang cara dan di mana dua orang tersebut di eksekusi.

Dalam keterangannya, Negara Islam menyalahkan kedua negara yang dieksekusi mati warganya kerana menolak untuk membayar uang tebusan. (Skynewsarabia/Ram) sumber

No comments: