Friday, November 27, 2015

GAMBIA Larang Amalan Bersunat Kanak2 Perempuan

Presiden Gambia

Presiden Gambia, Yahya Jammeh, mengeluarkan peraturan kontroversi yang melarang amalan bersunat bagi perempuan, dalam sebuah pertemuan besar yang diselenggarakan di ibukota Banjul.

Seperti yang disiarkan agensi berita Perancis AFP dari ucapan Presiden Yahya Jammeh mengatakan bahawa adat bersunat bagi kaum perempuan bukanlah sebahagian dari Islam, dan langsung mendapat tepuk tangan yang meriah dari para hadirin yang datang.

Menurut catatan data Badan PBB untuk anak-anak “UNICEF” menyatakan bahawa 3 dari setiap 4 wanita di Gambia telah melakukan proses sunat di waktu mereka masih kecil.

Perlu diketahui bahwa sunat/khitan bagi kaum wanita menurut ulama mazhab Hanafi dan Maliki adalah mulia bagi kaum wanita sesuai dengan hadits Rasulullah ﷺ yang berbunyi, “Khitan disunnahkan bagi kaum laki-laki dan mulia bagi kaum wanita.” (HR. Ahmad, Baihaqi) sumber

No comments: