Monday, November 16, 2015

Hakim SEPANYOL Arahkan Pemimpin2 Zionis Ditangkap

netanyahu cemas 2

Seorang hakim di Sepanyol mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap PM Benjamin Netanyahu, dan tujuh bekas dan pegawai Isrel atas penyerangan kapal bantuan untuk penduduk Gaza pada tahun 2010.
Jerusalem Post memberitakan PM Netanyahu, dan mantan serta pegawai Israel yang tertera dalam surat itu, akan ditangkap jika menjejakkan kaki di Sepanyol.

Pada 31 Mei 2010, pasukan komando Israel menyerang MV Mavi Marmara — kapal berbendera Turki yang membawa bantuan untuk Gaza — di perairan antarabangsa Laut Mediterranian.

Sembilan warga Turki terbunuh, dan sekitar 50 lainnya cedera. Korban ke-10 meninggal setelah empat tahun koma.

MV Mavi Marmara adalah sebagian dari konvoi enam kapal pembawa bantuan untuk penduduk Gaza yang dikepung Israel dan sedang dilanda musibah besar..

Sebuah panel PBB meninjau kes itu, dan mengecam serangan keji Israel terhadap Mavi Marmara. Serangan itu tidak masuk akal, dan melampau. Israel seolah-olah terbiasa membunuh orang tak bersenjata, seperti yang mereka lakukan terhadap penduduk Palestin di Tebing Barat.

Mantan Menteri Luar Avigdor Lieberman, Menteri Pertahanan Moshe Ya’alon, mantan Menteri Pertahanan dan mantan Menteri Dalam Negeri Eli Yishai, mantan ketua intelejen Dan Meridor, serta Ehud Barak, termasuk dalam senarai orang-orang yang akan ditangkap.

Bersama Netanyahu, mereka membentuk yang disebut Forum Tujuh — komite ad-hoc yang membuat keputusan penting untuk masalah keamanan.

Kementerian Luar Israel mangecam keputusan hakim itu. Emmanuel Nachson, jurucakap Kementerian Luar Israel, mengatakan; “Kami menganggap keputusan itu sebagai provokasi. Kami bekerja sama dengan pihak berkuasa Sepanyol, agar keputusan itu dibatalkan.”

Bulan lalu, keluarga salah satu korban serangan itu — yang merupakan warga Turki-AS — menguggat Ehud Barak.

Mavi Marmara berusaha mematahkan blokade laut Israel di perairan Jalur Gaza, dan membantu rakyat Palestina. Gaza diblokade sejak 2007, yang menyebabkan penurunan taraf hidup, miskin, dan kekurangan zat.(ts/inilah) sumber

No comments: