Wednesday, November 18, 2015

Israel Marah Apabila SWEDEN Bandingkan Tragedi Paris dengan PALESTIN

"Israel" gusar dengan pernyataan Menlu Swedia tentang serangan Paris

Israel mengatakan bahawa pihaknya marah dengan pernyataan Menteri Luar negeri Sweden yang menghubungkan serangan Paris dengan penderitaan rakyat Palestin.

. “Untuk menangkal radikalisasi kita mesti kembali ke situasi seperti yang terjadi di Timur Tengah di mana tidak sedikit warga Palestin melihat tidak ada masa depan: [kecuali] kita terpaksa menerima situasi ini atau melakukan kekerasan,” Menteri Luar Negeri Swedin Margot Wallstrom mengatakan kepada jaringan televisyen SVT2T, sebagaimana disiarkan oleh MEMO.

Ketika ditanya apakah dia khuaatir tentang ‘radikalisasi’ pemuda Sweden, Wallstrom mengatakan: “Jelas, kami memiliki alasan untuk khuaatir, tidak hanya di Sweden tapi di seluruh dunia – kerana ada begitu banyak yang sedang menjadi ‘radikal’. Di sini, sekali lagi, kita dibawa kembali ke situasi seperti yang terjadi di Timur Tengah, di mana tidak sedikit warga Palestin yang melihat bahawa tidak ada masa depan. Kita mesti menerima situasi putus asa ini atau melakukan kekerasan.”

Kemudian di Facebook, Wallstrom menyerukan kepada orang ramai untuk mencari penyebab ekstremisme sebelum memulai untuk memeranginya. Menanggapi pernyataan Wallstrom, kementerian luar negeri “Israel” memanggil duta besar Sweden untuk Tel Aviv untuk memprotes pernyataan Wallstrom ini. Pada Isnin 16/11), jurucakap Emmanuel Nachshon menggambarkan pernyataan Wallstrom sebagai sesuatu yang “konyol”.

“Menteri Sweden adalah bias secara sistematik, bertentangan, dan satu sisi melawan “Israel” ketika dia menunjukkan hubungan antara serangan di Paris dan konflik antara ‘Israel’ dan Palestin,” tambah Nachshon. Wakil Menteri Luar Negeri “Israel” dari parti Likud, Tzipi Hotovely, mengatakan bahawa komentar itu “terang-terangan menghina dan anti-Semitisme yang keji”.  sumber

No comments: