Monday, November 16, 2015

Siapa yang Untung daripada Serangan di Paris?

paris

Pertanyaan wartawan  Al-Jazeera, Dr. Faisal Al-Qassim, patut direnungkan. Jika benar ISIS yang melakukan serangan di Paris, Faisal mengatakan, “Kenapa kamu serang Perancis yang mendukung revolusi di Syria? Kenapa kamu tidak menyerang Iran yang jelas-jelas mendukung rejim pengganas Basyar Al-Assad?”

Kata orang Perancis, “A un bon entendeur un demi mot suffit”, yang bermaksud: “Bagi orang bijak, kata sedikit itu sudah cukup”. Demikian juga dengan latar belakang pertanyaan dari Dr. Faisal Al-Qassim. Cukup jelas.

Dan , siapa yang mendapat keuntungan dengan serangan terorisme di Paris?

Ada banyak. Pertama, kaum radikal dan ultranasionalis Eropah, atau Islamopobia, yang selama ini menolak menolong dan menampung arus pelarian dari Syria dan lainnya. Dengan adanya Paris Attack, maka mereka sekarang memiliki hujah yang kuat untuk semakin menolak pelarian.

Kedua, semua negara yang tidak menyukai syariat Islam dan memusuhi para mujahidin. Maka dengan adanya Paris Attack, mereka merasa punya kebenaran untuk lebih gencar membantai kaum Muslimin, walau dalam banyak kess mereka sesungguhnya tidak memerlukan dalil apa pun untuk membunuh kaum Muslimin.

Ketiga, Basyar al-Assad dan sahabat-sahabatnya, di mana mereka akan menggunakan kejadian ini sebagai pijakan untuk semakin menzalimi kaum Muslimin.

Keempat, kelima, dan ke berapapun, musuh-musuh Islam akan bersorak kegirangan. Dan satu-satunya yang dirugikan adalah umat Islam sendiri yang menjadi tertuduh tanpa melewati proses pengadilan. Ituh! (rz) sumberhttp://www.eramuslim.com/berita/catatan-redaksi/siapa-yang-diuntungkan-peristiwa-paris.htm

No comments: