Tuesday, November 17, 2015

Tak Mustahil Donald Trump Akan Tutup Masjid di US

donald trump

Bakal calon presiden dari Parti Republik, Donald Trump, mengatakan, Amerika Syarikat mestilah benar-benar melakukan pertimbangan untuk menutup sejumlah masjid di negara itu. Hal itu dikatakan Donald Trump sebagai sebagian dari usaha mencegah serangan kekerasan di negara itu.

“Kita harus mengawasi dan meneliti masjid-masjid itu, kerana banyak masalah terjadi di tempat-tempat itu,” kata Trump kepada stesen televisyen MSNBC seperti yang dipetikip dari Antara, Selasa (17/11).

Perdana Menteri Prancis Manuel Valls mengatakan pad hari Isnin, masjid-masjid dan kelompok radikal yang menyerang nilai-nilai negaranya mesti ditutup.

MSNBC melemparkan pertanyaan kepada Trump, apakah dia akan melakukan hal yang sama di Amerika Syarikat jika dirinya terpilih sebagai presiden.

“Saya tidak akan suka melakukannya, tapi ini sesuatu yang perlu benar-benar kita pertimbangkan,” tambahnya.

“Karena beberapa idea dan kebencian datang dari tempat-tempat ini.”

Trump yang memimpin persaingan dalam pencalonan presiden 2016 dari Partai Republik, menunjuk pada ‘pengawasan sangat baik’ yang dilakukan pemerintahan negara bahagian New York sebelumnya terhadap tempat-tempat ibadah kaum Muslim, terutama setelah terjadinya serangan 11 September 2001. Dia menganggap pengawasan seperti itu mesti dilanjutkan.

Sebahagian besar pesaing Trump di Partai Republik belum mengusulkan agar masjid-masjid ditutup. Namun setelah serangan Paris, banyak di antara mereka, dengan alasan keamanan, menentang Amerika Syarikat untuk mengizinkan para pelarian Syria masuk ke AS.(ts) sumber

No comments: