Tuesday, November 17, 2015

TURKI Sudah 2 Kali Beri Amaran kepada PERANCIS

Turki: Kami telah memperingatkan Perancis dua kali mengenai penyerang Paris

Seorang pegawai tinggi Turki mengatakan Ankara telah memberikan informasi untuk Perancis mengenai salah seorang penyerang Paris, dua kali sepanjang tahun lalu, namun tidak mendapat respon apapun dari pihak berkuasa Perancis. Sejumlah negara termasuk Perancis, Belgium dan Turki terus memeriksa kekurangan keselamatan yang memungkinkan serangan mematikan pada Jumaat (13/11/2015) terjadi di ibu kota Perancis, Paris.

Serangan tersebut didakwa oleh Daulah Islam-yang lebih dikenal dengan sebutan ISIS-yang mengorbankan sekurang-kurangnya 129 orang dan mencederakan lebih dari 350 orang. Seorang pegawai tinggi Turki memberikan informasi latar belakang kepada Al Jazeera pada Isnin (16/11/2015) tentang salah satu penyerang yang berusia 29 tahun dan warga asal Paris, Omar Ismail Mostefai, yang akhirnya meninggal saat melakukan penyerangan di bangunan konsert Bataclan pada Jumaat malam.

Pegawai tersebut mengatakan Mostefai memasuki Turki di tahun 2013 dan tidak ada catatan mengenai kepergiannya. Pada bulan Oktober 2014, Perancis meminta informasi intelijen dari Turki mengenai empat orang “disyaki teroris”, kata pegawai tersebut yang menambahkan bahawa selama penyelidikan mereka, pihak berkuasa Turki mengidentifikasi Mostefai sebagai suspek kelima.

Pemerintah Turki memberitahu pihak berkuasa Perancis sebanyak dua kali-pada bulan Desember 2014 dan Jun 2015-mengenai Mostefai.sumber

No comments: