Thursday, February 25, 2016

Kanak2 12 Tahun di Penjara Israel

dima

Dima al-Wawi, nama ini disebut-sebut media Israel sebagai gadis teroris yang berusaha membunuh warga dan pasukan penjajah. Padahal dia hanya seorang gadis kecil Palestin 12 tahun tinggal bersama 10 bersaudaranya di rumah sederhana di kota Halhul, utara Hebron.

Israel menangkapnya di pemukiman yahudi Karme Tzur di Hebron dan dituduh berusaha melakukan penikaman terhadap pasukan Israel tanpa ada bukti yang kuat.

Sejumlah lembaga HAM berusaha intervensi agar Dima dibebaskan namun Israel berkeras akan menyeretnya ke pengadilan tentera untuk dihukum penjara 4 setengah bulan dan membayar denda 8000 shekel. Jika benar-benar direalisasikan, Dima akan menjadi tawanan perempuan paling kecil di dunia.

Ibunda Dima, Ummu Rasyid al-Wawi menegaskan, anaknya masih dalam usia kanak-kanak yang suka bermain lari, lompat atau olah raga lain. Meski itu, Dima mengikuti berita Intifadhah dan menghafal nama-nama para syuhada dan bagaimana mereka gugur syahid. Ibunda Ummu Rasyid mengatakan, sangat jelas pengaruh para syuhada terhadap Dima.

Dima membawa gambar poster tawanan Muhammad el-Qiq dan mengatakan kepada ibundanya, “Mama, kalau dia gugur syahid, siapa lagi yang peduli dengan anak-anaknya? Siapa mengajak anak-anaknya merayakan hari raya jika ayahnya tak ada? Bagaimana Ramadhan tanpa ayah?”
  sumber

No comments: