Thursday, February 25, 2016

Madonna Didakwa Cuba Bangunkan Kerajaan Syaitan

uskup william goh

Seorang uskup Singapura meminta penganut Katolik memboikot konsert musik penyanyi Madonna yang dijadualkan minggu depan.

The Telegraph padaSelasa (23/2/2016), Uskup William Goh telah bertemu dengan sejumlah pegawai tinggi Singapura. Dalam pertemuan itu, Goh meminta Singapura menghentikan konsert musik Madona. ”Pertunjukan itu menghina Tuhan,” kata Goh yang juga meminta penganut Katolik tidak mendukung pagelaran yang dinilai ”menjelekkan dan menghina agama katolik”.

Dalam tour seluruh dunia yang dinamai Rebel Heart Tour itu, Madona memang pamerkan aksi gila. Dalam salah satu adegan, Madona akan menyanyi mengenakan berpakaian biarawati berpakaian minim. Penyanyi bernama Madonna Louise Ciccone itu, diiringi para penari latar yang juga berpakaian biarawati warna putih model ketat, dan terlihat perutnya. Lengkap dengan tarian erotks di bawah kayu salib. Meskipun pihak penyelenggara membatalkan adegan itu, namun William Goh, pemimpin gereja Katolik Singapura tetap menuntut agar konsert itu dilarang.

Bukan kali ini saja Singapura melarang pertunjukan Madonna. Pada 1993, Pemerintah Singapura pernah melarangnya manggung setelah pertunjukannya dinilai terlalu banyak melanggar ”Dasar-dasar agama dan moral.”

Kelompok konservatif Korea Selatan mengadakanaksi protes dan menuduh Madonna menghina agama Katolik dan mempromosikan homoseksual. Sementara tour di Filipina juga dikecam para pemimpin Katolik kerana dituduh menghinakan agama Katolik melalui lagunya ‘Judas’ dan kostumnya yang super minim. Konsertnya di Jakarta juga dibatalkan setelah adanya ancaman kelompok ekstrim Islam yang menuduh Madonna cuba ”Membangun Kerajaan Syaitan di Indonesia”.(ts/inlh) sumber

No comments: