Tuesday, May 31, 2016

INDONESIA dan SINGAPURA Berebut Pulau

Komando Distrik Militer 0316/Batam memasang bendera merah putih di Pulau Funtasy Island Kota Batam Kepulauan Riau, yang berbatasan dengan Singapura dan Malaysia, sebagai tanda bahawa pulau itu masuk wilayah Negara Kesatuan RI.

“Sebenarnya di pulau itu sudah ada bendera, tapi di pos ‘security’ kurang besar.” kata Komandan Kodim (Dandim) 0316/Batam Letkol Inf Andreas Nanang di Batam, Senin (30/05/2016).

Dia menegaskan bahwa pulau yang disebut-sebut sebagai resort terbesar di dunia itu adalah sebagian dari NKRI, bukan masuk wilayah Singapura, seperti yang diberitakan media massa.

Dandim juga memastikan bahawa tidak ada batasan bagi warga negara Indonesia untuk memasuki kawasan pelancongan yang terdiri dari rangkaian tujuh pulau Kepulauan Manis itu.

“Tidak benar kalau warga Indonesia mahu masuk ke sana mesti pakai pasport, pakai pasport itu untuk warga negara lain yang mahu masuk,” katanya.

Selanjutnya, dia meminta agar seluruh pulau, terutama pulau-pulau yang berada di perbatasan NKRI untuk memasang bendera merah putih, menandakan pulau itu masuk wilayah NKRI.

Andreas juga berharap pemerintah daerah melalui lurah, TW dan RT memasang bendera. Dan kepada pihak swasta yang mengelola pulau juga memasang bendera RI, demi mengantisipasi kesalahfahaman wilayah.

Sebelumnya, web rasmi Funtasy Island menampilkan gambar seolah-olah kawasan pelancongan itu berada di wilayah Singapura. Sebuah media terbitan Singapura juga menyebutkan Funtasy Island berada di negaranya.

sumber

No comments: