Saturday, July 16, 2016

Puak Gulen Disyaki Dalang Kudeta di TURKI

Kelompok Gulen disyaki menjadi pencetus di sebalik kudeta militer Turki untuk menggulingkan Pemerintahan Presiden Reccep Tayyip Erdogan.

The Guardian melaporkan, seorang sumber di lingkaran Presiden Reccep Tayyip Erdogan menyampaikan kepada media di London, Britain, tentang kelompok Gulen yang menginfiltrasi militer dan melakukan serangkain kegiatan yang dilarang oleh yang pemerintahan sah saat ini.

“Ada beberapa Gulenis (anggota kelompok gulen) terkenal yang mengisyaratkan pemberontakan dalam beberapa bulan terakhir,” demikian kata sumber tersebut, Sabtu (16/7).

Meski demikian, belum ada pernyataan rasmi dari pemerintahan di Ankara, soal siapa dalang di sebalik aksi militer yang saat ini sedang menguasai ibu kota untuk menggulingkan Pemerintahan Perdana Menteri Binali Yildirim dan Presiden Erdogan.

Akhir Mei lalu, Presiden Erdogan menyatakan kelompok Gulen sebagai faksi politik ilegal. Bahkan, dikatakan presiden dari Parti Keadilan dan Pembangunan Turki (AKP) itu, kelompok Gulen merupakan bahagian dari aksi terorisme di negara itu.

Turki rasmi melarang dan menyatakan anggota Gulen sebagai kelompok terorisme. Kelompok Gulen diketahui berbasis di Washington, Amerika Syarikat (AS) namun kerap melakukan aktiviti politik di Turki.

Kelompok tersebut dikuasai oleh seorang agamawan bernama Fethullah Gulen yang saat ini mendapat perlindungan dari Rumah Putih. Pemerintah Turki beberapa kali mendesak agar Washington mengekstradisi Gulen untuk diadili dipengadilan, tapi permintaan tersebut kerap ditentang oleh ‘Pakcik Sam’.(ts/rol) sumber

No comments: