Saturday, November 26, 2016

CHINA Tembak Mati 28 Muslim XINJIANG


Two ethnic Uighur women pass Chinese paramilitary policemen standing guard outside the Grand Bazaar in the Uighur district of the city of Urumqi in China's Xinjiang region on July 14, 2009. A mosque was closed and many businesses were shuttered a day after police shot dead two Muslim Uighurs, as ethnic tensions simmered in restive Urumqi.   AFP PHOTO / Peter PARKS (Photo credit should read PETER PARKS/AFP/Getty Images)

Polisi China hari ini secara rasmi mengumumkan menembak mati 28 anggota dari apa yang mereka sebut ‘’kelompok teroris’’ di wilayah Xinjiang, yang majoritnya muslim.

Ini merupakan operasi paling berdarah dalam beberapa bulan, dari hasil perburuan selama 56 hari sebagai tindak balas terhadap serangan ke atas sebuah lombong batu bara di Aksu pada September lalu yang mengorbankan 16 orang, kata portal web pemerintah daerah Xinjiang, Tianshan. Satu “preman” menyerah, tambahnya.

Serangan di lombong batu bara itu merupakan  “serangan teroris kekerasan di bawah komando langsung dari sebuah organisasi ekstrimis di luar negeri”, kata Tianshan.
 
Kantor berita rasmi Xinhua mengutip pernyataan pemerintah Xinjiang mengidentifikasi pemimpin serangan sebagai Musa Tohniyaz dan Mamat Aysa, yang bentuk dan namanya bercirikan dari etnik Uighur.

Pernyataan rasmi hari ini itu dikeluarkan tak lama  setelah Radio Free Asia (RFA), yang didanai oleh pemerintah AS, mengatakan bahawa lebih dari 50 orang termasuk lima polis terbunuh dalam serangan pisau di sebuah lombong batu bara di Aksu pada bulan September.

sumber

No comments: