Saturday, December 24, 2016

RUSIA Bantu Pemberontak di LIBYA

Setelah berhasil mendukung rejim Syiah Bashar al-Assad tetap berkuasa di Syria, Rusia kembali bergerak di kawasan Dunia Arab dengan menawarkan bantuan militer kepada pasukan pemberontak Libya yang dipimpin Mayjen Khalifa Haftar.

Ambisius Vladimir Putin selanjutnya adalah mendukung Mayjen Khalifa Haftar dan menggugat pemerintahan nasional Libya yang telah diakui dunia internasional, termasuk di dukung PBB, tulis Bloomberg dalam laporan terbarunya.

Dalam 2 kali kunjungannya ke ibukota Moscow 6 bulan lalu, Khalifa Haftar telah bertemu dengan Menteri Pertahanan dan Menteri Luar serta kepala Dewan Keamanan Nasional Rusia, dalam rangka bantuan dana dan keahlian militer.

Analisi dari kelompok Eurasia di ibukota London, Riccardo Fabiani, mengatakan, “Semakin lama kita menunggu, semakin besar kemungkinan Mayjen Khalifa Haftar untuk menang. Sudah jelas Haftar mendapat dukungan militer, kewangan dan diplomatik.”

Riccardo Fabiani melanjutkan, “Dengan mendukung Haftar dalam pemberontakan melawan Perdana Menteri Fayez al-Sarraj, Rusia dapat memperkuat perannya di kawasan Dunia Arab, mendapat keuntungan billion dollar dari Libya hasil penjualan senjata serta kontrak lainnya, serta mencetuskan konflik lebih lanjut di Libya.

Perlu diketahui bahwa Rusia telah kehilangan sekitar 4 billion dolar AS dalam bentuk kontrak tenaga dan pengangkutan setelah penggulingan Muammar Gaddafi 2011 lalu. (Rassd/Ram) sumber

No comments: