Friday, January 27, 2017

AS Bakal Senaraikan Ikhwanul Muslimin sebagai Teroris?

Organisasi Ikhwanul Muslimin menjadi bahan perdebatan hangat sejumlah pegawai pemerintahan Donald Trump. Salah seorang antaranya adalah Michael Flynn, penasihat keamanan nasional AS, yang menginginkan organisasi dari Mesir ini dimasukan dalam daftar teroris.

Faksi Michael Flynn ingin Trump memasukan Ikhwanul Muslimin dalam daftar teroris di Kementerian Luar Negeri dan Ministry of the Treasury Amerika Syarikat, serta sanksi yang diterapkan terhadap organisasi ini.

Sumber penasihat Trump yang minta dirahasiakan identiinya mengatakan, “Saya tahu bahawa ini akan diperdebatkan. Saya mendukung itu.”

Meskipun telah menjadi perdebatan hangat, sumber mengatakan bahwa Michael Flynn dan kelompoknya belum jelas bila akan memasukan Ikhwanul Muslimin dan daftar teroris, atau apakah tindakan ini benar-benar akan dilakukan atau tidak.

Sementara itu di sisi lain, pasukan penasihat Trump lainnya yang terdiri dari veteran keamanan nasional, pegawai diplomat, dan pegawai dari lembaga penegak undang-undang dan intelijen khuatir tindakan mengklasifikasikan Ikhwanul dalam organisasi teroris dapat berakibat buruk pada hubungan AS dengan Turki, sekutu dekat Washington dalam perang melawan Organisasi Negara Islam. (Skynewsarabia/R sumber

No comments: